DPD Golkar Bantul Optimistis Menang Pilkada setelah Dua Kali Kalah

Ketua DPD Golkar Bantul sekaligus Ketua Tim Penjaringan Bacalon, Paidi. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dua kali berturut-turut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati menuai kekalahan, Partai Golkar Bantul optimistis memenangkan Pilkada serentak 2024. Pihaknya menyebut, sudah menyiapkan berbagai strategi agar calon yang mereka usung memenangkan kontestasi tingkat daerah tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Bantul Paidi menyampaikan, pihaknya telah membentuk tim penjaringan bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati untuk menghadapi kontestasi pemilihan pemimpin di Bantul tahun 2024 ini.  Menurutnya, tim ini akan bekerja melakukan penjaringan bacalon yang potensial untuk mengikuti Pilkada.

“Menghadapi Pilkada serentak pada November nanti, Partai Golkar telah membentuk tim penjaringan yang terdiri dari tim 9. Yang semuanya merupakan pengurus partai Golkar struktural,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah dibentuknya tim penjaringan bacalon ini, selanjutnya akan dilangsungkan tahap pendaftaran bacalon. Dirinya mengatakan, periode pendaftaran ini akan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 22 April.

“Pendaftaran ini akan dilaksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 22 sampai dengan 24 April mendatang. Waktunya yakni pada jam kerja, pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00,” terangnya.

Paidi menambahkan, pendaftaran ini bersifat umum untuk semua warga Bantul. Bahkan tidak hanya bagi warga lokal Bantul, tetapi juga terbuka bagi warga di luar Bantul. Hal itu dikarenakan sesuai ketentuan Undang-Undang yang membolehkan calon kepala daerah tidak harus berasal dari warga asli daerah tersebut.

“Syaratnya warga negara Indonesia (WNI), tidak harus warga Bantul, orang luar pun bisa. Karena berdasarkan Undang-Undang semuanya bisa. Artinya, siapa pun yang mendaftar sesuai dengan persyaratan yang sudah kami siapkan bisa mendaftar di Partai Golkar,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sisi lain, Partai Golkar Bantul juga optimistis akan memenangkan Pilkada serentak tahun ini. Meskipun, dalam dua kali kontestasi Pilkada sebelumnya Partai Golkar selalu menuai kekalahan dari pesaingnya.

Insya Allah di 2024 tidak gagal. Kami punya pengalaman dan strategi-strategi yang akan kami gunakan untuk Pilkada ini. Dan kami juga punya modal 6 kursi di DPRD yang cukup untuk mencari koalisi,” pungkasnya. (nik/abd)