Pati  

Silaturahmi Mualaf untuk Penguatan Akidah

SUASANA: Kepala Kemenag Pati Ahmad Syaiku saat memberikan sambutan dalam acara Silahturahmi Mualaf di Gedung Haji Kecamatan Tayu, Jumat (6/9/2024).

PATI, Joglo Jateng – Rumah Muallaf Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pati menyelenggarakan acara Silaturahmi Mualaf Eks Kawedanan Tayu. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Haji Kecamatan Tayu, kemarin.

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Antara lain Ketua Umum MUI Kabupaten Pati, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Forkompimcam Tayu, Kepala KUA Kecamatan Eks Kawedanan Tayu, Ketua MUI Kecamatan Eks Kawedanan Tayu, serta 78 mualaf dari eks Kawedanan Tayu.

Tujuan silaturahmi ini adalah untuk melakukan pendataan awal terhadap para mualaf di Kabupaten Pati. Sehingga nantinya mereka dapat ter data dengan baik serta mendapatkan pembinaan dan bimbingan dalam mempelajari Islam, khususnya terkait akidah.

Dalam silaturahmi ini, penekanan diberikan pada pentingnya pendampingan mualaf. Baik dalam aspek keimanan, akidah, maupun ibadah sesuai syariah.

Rumah Mualaf MUI Kabupaten Pati siap memberikan pendampingan ekonomi bagi para mualaf. Mengingat  kemiskinan bisa menjadi salah satu celah seseorang terjerumus ke dalam kekafiran.

Oleh karena itu, MUI Kabupaten Pati melalui Rumah Mualaf bertekad menjaga dan merawat para mualaf agar mereka merasa diperhatikan oleh komunitas Muslim lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku menyampaikan bahwa negara menjamin kemerdekaan memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

Menurutnya, acara ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama, yaitu memberikan pembinaan kepada umat beragama, khususnya umat Islam, termasuk mualaf.

“Kemenag Pati juga memiliki banyak penyuluh agama Islam. Di mana tiap kecamatan terdapat 8 penyuluh yang siap memberikan bimbingan kepada para muallaf,” tegas Syaiku mengakhiri sambutannya.

Acara ini menekankan pentingnya penguatan keimanan dan pendampingan bagi para mualaf agar mereka lebih kokoh dalam menjalani kehidupan Islami. (lut/fat)