KUDUS, Joglo Jateng – Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten (Kejurkab) Kudus 2025 yang berlangsung pada tanggal 24-25 Februari 2025 di Gedung Multi Fungsi GOR Kudus telah selesai digelar. Kejuaraan ini diikuti oleh lebih dari 450 atlet dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Kudus.
Dengan semangat tinggi dan persaingan yang ketat, ajang ini tidak hanya menjadi ajang prestasi. Tetapi juga sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi antar perguruan pencak silat.
Dalam kejuaraan yang memperebutkan berbagai medali emas, perak, dan perunggu ini, perguruan Bangau Ruyung berhasil keluar sebagai juara umum dengan torehan prestasi gemilang. Mereka sukses meraih 26 medali emas, mengalahkan perguruan-perguruan lain yang juga berkompetisi ketat dalam berbagai kategori.
Kepala Desa Ploso, Masud hadir langsung untuk memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Dirinya mengungkapkan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini.
“Alhamdulillah, Kejurkab Pencak Silat tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi. Semoga ajang seperti ini dapat menjadi dorongan bagi perkembangan pencak silat di Kabupaten Kudus,” ucaonya.
Selain Bangau Ruyung, perguruan lain yang juga berhasil meraih hasil signifikan adalah Tapak Suci dengan raihan 14 medali emas, serta Pagar Nusa yang sukses meraih 10 medali emas. Meskipun demikian, persaingan tetap berjalan dengan sportif dan penuh semangat.
Masud memberikan apresiasi khusus kepada para pelatih dan pembina yang telah membimbing para atlet dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini bukan hanya milik para atlet, tetapi juga hasil kerja keras dari para pelatih dan seluruh pihak yang mendukung.
“Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang,” tambahnya.
Kejuaraan Pencak Silat ini tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan siapa yang terbaik, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan budaya lokal melalui seni bela diri tradisional. Kejuaraan ini juga untuk mempererat hubungan antara perguruan pencak silat yang ada di Kudus. Sekaligus menjadi ajang seleksi atlet untuk kejuaraan-kejuaraan tingkat lebih tinggi. (uma/fat)










