DI BALIK kemajuan pesat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, terdapat sosok visioner yang tak henti menyalakan semangat transformasi. Dia adalah Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, atau yang akrab disapa Prof Dur.
Sejak dilantik sebagai rektor pada 6 Juni 2022, Prof Dur memimpin IAIN Kudus dengan cita-cita besar. Yakni mengantarkan kampus ini menuju status Universitas Islam Negeri (UIN). Sebuah misi yang kini nyaris tuntas diwujudkan.
Lahir di Pati pada 25 Februari 1976 dan kini berdomisili di Bintoro, Demak. Prof Dur dikenal sebagai pemimpin yang tenang namun penuh strategi. Di balik ketegasannya, ia menjunjung tinggi nilai kolaborasi dan komunikasi.
“Pengembangan sumber daya manusia (SDM) adalah kunci. Maka, saya membuka peluang seluas-luasnya bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk meniti karir hingga jenjang tertinggi. Tak hanya fokus pada internal, namun juga aktif membangun jejaring dengan berbagai pihak eksternal,” ujarnya, Minggu (25/5/25).
Visi besarnya mencakup penguatan kapasitas kelembagaan yaitu dorongan terhadap akreditasi unggul serta peningkatan mutu program studi. Hasilnya, hingga kini IAIN Kudus telah memiliki 15 program studi unggul dan satu prodi berakreditasi A.
“Selain itu, kampus kami juga mencatatkan 15 guru besar aktif. Yang menjadi tolak ukur kekuatan akademik dan penopang reputasi institusi,” ungkapnya.










