SEMARANG, Joglo Jateng – Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan pendampingan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kelurahan Gedawang, Kota Semarang, Sabtu (19/7/2025).
Ketua Tim Pengabdi, Ulfah Musdalifah, SKep.Ns.,S.Tr.Keb.,Bdn.,M.Kes. menyampaikan bahwa pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil maupun kader kesehatan masih belum optimal.
Padahal, buku ini berfungsi sebagai media pemantauan kesejahteraan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan.
“Buku KIA diberikan pada ibu hamil saat pertama kali melakukan kunjungan. Isinya sangat bermanfaat karena memuat informasi penting terkait perkembangan kehamilan,” ujarnya.
Ulfah menekankan, ibu hamil perlu membaca, mengisi, dan membawa buku tersebut setiap kali melakukan pemeriksaan. Dengan pemahaman yang baik, pengetahuan ibu akan meningkat sehingga berdampak pada pemanfaatan buku KIA yang lebih optimal.
Anggota tim pengabdi, Yuniarti, SST., M.Kes, menambahkan bahwa kader kesehatan juga memiliki peran penting.
Menurutnya, kader berfungsi sebagai motivator dan pendamping masyarakat sehingga keterlibatan mereka dalam memaksimalkan pemanfaatan buku KIA sangat diperlukan.
Hal senada juga disampaikan Suwanti, S.SiT., M.Kes, dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Semarang. Ia menyebut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan program KIA di wilayah binaan.
Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa kebidanan yang secara langsung memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil serta kader. Mereka mempraktikkan cara pemanfaatan buku KIA agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Gedawang, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak,” pungkas Ulfah. (luk/adf)










