SEMARANG, Joglo Jateng – Menanggapi maraknya laporan dugaan keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat dengan meluncurkan hotline aduan khusus. Masyarakat kini bisa langsung melapor, bertanya, atau memberi masukan terkait menu yang diterima melalui nomor WhatsApp 0811-2622-000.
Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi tegas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang meminta respons cepat dan tanggap darurat untuk menangani insiden keracunan di sejumlah daerah.
“Pembukaan hotline ini adalah komitmen kami untuk mengawal kesuksesan program MBG,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yunita Dyah Suminar, pada Jumat (10/10/2025). “Setiap laporan, baik itu dugaan keracunan maupun keluhan menu yang tidak sesuai standar, akan kami tindak lanjuti.”
Yunita menjelaskan bahwa setiap aduan akan dikoordinasikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN). Pihaknya tak segan memberikan peringatan bagi penyedia yang bandel, sementara sanksi tegas seperti penutupan dapur sementara menjadi kewenangan BGN.
“Sudah ada contohnya, dapur penyedia makanan yang bermasalah layanannya kami hentikan sementara sampai ada evaluasi menyeluruh,” tegasnya.
Selain hotline provinsi, 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah juga memiliki saluran pengaduan masing-masing, seperti di Kota Magelang di nomor 0851-4835-8535, Lapor Cepat Dinkes Kabupaten Banjarnegara di 0812-2900-1003, Hotline MBG Kabupaten Blora di 0811-2655-601, dan Hotline MBG Kota Pekalongan di 0852-2615-0966. (hms/rds)










