Kudus  

Pelajar MI Muhammadiyah Al-Tanbih Berlaga di Kejurnas Silat UNNES

TANDING: Tujug pelajar MI Muhammadiyah Al-Tanbih yang bertanding di UNNES Silat Open Challenge, Sabtu (11/10). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng — Sebanyak tujuh siswa MI Muhammadiyah Al-Tanbih mengikuti Kejurnas UNNES Silat Open Challenge 2025. Kompetisi ini digelar di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 10–12 Oktober 2025. Ketujuh siswa akan turun di kategori tanding, sesuai pembagian kelas berdasarkan berat badan.

“Untuk sekarang ini persiapan anak-anak berkaitan dengan lomba itu tentang kegiatan UNESCUP, yaitu kerjurnas Pencak Silat. Ada tujuh anak yang akan mengikuti,” ujar Umi Latifah selaku seksi kesiswaan MI Muhammadiyah Al-Tanbih, Jum’at (10/10).

Ia menjelaskan, para siswa telah melakukan persiapan selama sekitar satu bulan. Latihan dilakukan baik di sekolah maupun bersama tim Tapak Suci yang terpusat di UMKU.

“Selain latihan di sekolah, setiap ada kegiatan Tapak Suci yang menjadi ekstrakulikuler wajib. Hari Rabu, Kamis, sama Sabtu. Selain itu juga mereka ada latihan bersama karena kami Tapak Suci, jadi juga ada tim pembinaan yang terpusat di UMKU,” terangnya.

Ia menambahkan, setiap tahun, MI Muhammadiyah Al-Tanbih aktif mengirimkan siswa dalam beberapa kompetisi. “Biasanya kami ikut tiga event besar, yang nasional, tingkat keresidenan, dan POPDA tingkat kabupaten,” tuturnya.

Pada tahun kemarin, lanjut Umi, kami mengikuti Kejurnas di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sekitar 20 anak. Kalau kejurnas pencak silat Unnes ini baru pertama kali.

Melalui kejuaraan tersebut, Umi menekankan pentingnya pengalaman dan sportivitas. “Harapannya satu, anak-anak berangkat sehat, pulang juga sehat. Kemudian mendapatkan pengalaman, karena ini nasional akan bertemu daerah lain. Kalau juara itu alhamdulillah, bonus,” harap Umi.

Sementara itu, Kepala MI Muhammadiyah Al-Tanbih, Suyanto, juga berharap para siswanya bisa memperoleh juara. “Harapan besar bisa meraih juara. Karena prestasi itu akan menjadi kebanggan untuk anak dan juga orang tua. Dengan prestasi tersebut kan juga bisa dimanfaatkan untuk masuk ke jenjang berikutnya,” pungkasnya. (mhd/fat)