SEMARANG, Joglo Jateng – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dua pintu gerbang utama di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, yakni Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), menyatakan kesiapannya menyambut lonjakan penumpang. Pengelola kedua fasilitas publik tersebut telah menyiapkan skema layanan maksimal demi kenyamanan pemudik.
Di sektor laut, puncak arus penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Emas diperkirakan akan terjadi pada H-2 Natal atau tanggal 23 Desember. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, S. Joko mengungkapkan, berdasarkan proyeksi data, jumlah penumpang kapal selama libur panjang akhir tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari catatan pihak pelabuhan sejak H-15 sampai H-7, pergerakan penumpang sudah mulai terlihat dengan jumlah sekitar 6.500 orang. Volume ini diprediksi akan terus naik seiring mendekatnya hari libur.
Fasilitas Pelabuhan Setara Bandara
Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, seluruh petugas kepelabuhan bersama aparat gabungan dari TNI, Polri, KSOP, dan Basarnas telah disiagakan. Pengamanan difokuskan secara terpadu pada area terminal penumpang serta jalur keluar-masuk pelabuhan untuk memastikan kelancaran arus. Posko Natal dan Tahun Baru juga telah didirikan di depan pintu masuk terminal sebagai pusat koordinasi dan penanganan darurat.
Joko menegaskan komitmennya dalam peningkatan fasilitas. Ruang tunggu kini dilengkapi pendingin ruangan, mesin X-ray, arena bermain anak, hingga penyediaan air minum gratis. Ia memastikan kenyamanan dan keamanan di Pelabuhan Tanjung Emas kini tidak kalah dengan fasilitas di stasiun kereta api maupun bandara.
Meski terjadi peningkatan penumpang, pengelola memastikan belum ada penambahan armada kapal. Layanan pelayaran tetap dioperasikan oleh PT Pelni dan Dharma Lautan Utama (DLU) dengan rute reguler menuju Pontianak, Kumai, Sampit, Ketapang, serta Pulau Karimunjawa.

Geliat Penumpang di Bandara YIA
Sementara itu, peningkatan aktivitas juga mulai terasa di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo. Kenaikan jumlah penumpang terpantau sudah terjadi sejak Minggu (14/12).
General Manager YIA, Ruly Artha menyampaikan bahwa puncak arus penumpang gelombang pertama sebelum Natal diperkirakan jatuh pada Minggu (21/12). Sedangkan gelombang kedua pasca-Natal diprediksi terjadi pada 28 Desember.
Rata-rata trafik penumpang harian yang naik dan turun di Bandara YIA berkisar antara 15 ribu hingga 16 ribu orang. Angka ini relatif stabil jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Secara total, diperkirakan akan ada pergerakan sekitar 247 ribu penumpang selama periode Nataru ini.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, pihak bandara telah menerima pengajuan penerbangan tambahan (extra flight). Salah satunya dari maskapai Garuda Indonesia yang menambah tiga penerbangan dari dan menuju Jakarta, sehingga total terdapat enam pergerakan extra flight yang siap melayani penumpang. (hff/mrn/amd)










