PATI, Joglo Jateng – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 789 fakir miskin di wilayah Kecamatan Pati menerima santunan yang diserahkan secara bertahap di dua lokasi berbeda, baru-baru ini.
Penyaluran bantuan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Langkah ini dinilai sebagai instrumen strategis pemerintah daerah dan Baznas untuk mengurangi kesenjangan sosial serta menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran.
Rincian Lokasi Penyaluran
Plt Ketua Baznas Pati, Sunarwi menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan dalam dua tahap untuk menjangkau warga di berbagai desa. Berikut rincian penyalurannya:
- Balai Desa Kutoarjo: Disalurkan kepada 457 penerima manfaat dari 17 desa.
- Aula Kantor Kecamatan Pati: Disalurkan kepada 332 penerima manfaat dari 12 desa.
“Ini adalah hari kedua. Kemarin di Kecamatan Pati dilaksanakan di Balai Desa Kutoarjo, dan hari ini tahap kedua kita laksanakan dengan sejumlah 332 penerima. Total kemarin ada 789 penerima manfaat yang kita santuni di Kecamatan Pati,” ungkap Sunarwi.
Zakat Sebagai Instrumen Gotong Royong
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang didampingi Pj Sekda Pati menegaskan bahwa zakat yang disalurkan merupakan amanah umat. Bantuan ini harus sampai kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya.
Menurut Chandra, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan nilai-nilai keislaman yang luhur dalam membantu sesama.
“Zakat ini kita salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya fakir miskin di wilayah Kecamatan Pati. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman yang luhur,” ujarnya.
Harapan Perluasan Bantuan
Chandra berharap program pengentasan kemiskinan melalui zakat ini tidak hanya berhenti di satu wilayah saja. Ia mendorong agar jangkauan bantuan bisa semakin luas ke depannya.
“Semoga setiap tahunnya penerima manfaat zakat ini bisa terus bertambah,” imbuhnya.
Melalui sinergi antara Pemkab Pati dan Baznas, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat fakir miskin sekaligus memperkuat solidaritas sosial antarwarga. (lut/rds)










