JAKARTA, Joglo Jateng – Sebanyak 702 warga Kabupaten Pati yang merantau di kawasan Jabodetabek akhirnya bisa tersenyum lega setelah diberangkatkan pulang melalui program mudik gratis 2026. Ratusan warga ini bertolak menuju kampung halaman menggunakan 16 armada bus dari halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Program kepedulian sosial ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat perantauan di tengah mahalnya ongkos transportasi jelang Lebaran.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra hadir langsung meninjau kesiapan armada sekaligus melepas rombongan warganya. Pemeriksaan teknis dilakukan secara menyeluruh oleh petugas Dinas Perhubungan untuk menjamin keamanan ratusan pemudik yang menempuh perjalanan panjang tersebut.
“Pagi ini saya bersama Kepala Dishub Kabupaten Pati mendampingi Pak Gubernur melepas rombongan bus pemudik dari Kabupaten Pati. Tadi Pak Kepala Dinas sudah mengecek semua busnya. Busnya bagus, keren, dan aman,” ungkap Chandra.
Ia merinci, belasan armada itu dihimpun dari gotong royong berbagai pihak. Sebanyak 10 bus disediakan oleh Pemkab Pati, tiga bus dari Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah dan Bank Jateng, dua bus dari Semen Gresik, serta satu bus bantuan Jasa Raharja.
“Total untuk Kabupaten Pati ada 16 bus dengan 702 orang pemudik. Semoga pemudik sampai Kabupaten Pati dengan keadaan sehat dan perjalanan mudiknya lancar,” pesannya.
Angin Segar bagi Pekerja Informal
Inisiatif kepedulian ini disambut sangat antusias oleh para perantau. Daryono, salah satu pengemudi ojek online di Jakarta yang hendak pulang ke Kecamatan Tambakromo, mengaku sangat terbantu.
“Menurut saya sangat-sangat membantu sekali untuk kalangan warga menengah ke bawah. Mudah-mudahan ke depan armadanya nambah lagi dan teman-teman yang belum bisa ikut tahun ini bisa ikut juga,” harap Daryono.
Rasa syukur serupa diutarakan Pawi, pedagang kopi keliling yang mengincar kursi pulang ke Kecamatan Gabus.
“Tahun ini Alhamdulillah cukup bagus. Semoga ke depannya lebih bagus lagi dan bisa ditambah armadanya,” ujarnya bersemangat.
Ratusan Bus Diberangkatkan untuk 35 Kabupaten/Kota
Pelepasan serentak rombongan pemudik ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sekitar pukul 10.00 WIB. Secara keseluruhan, Pemprov Jateng mengerahkan 325 bus untuk memfasilitasi warganya kembali ke 35 kabupaten/kota.
“Jadi hari ini kita lakukan mudik gratis Pemprov Jawa Tengah yang diikuti oleh 35 kabupaten kota. Ini merupakan bentuk hadirnya negara untuk mempermudah dan mempercepat mobilitas masyarakat,” tegas Luthfi.
Gubernur menambahkan, mayoritas penerima manfaat ini merupakan pekerja informal berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan. Mereka terdiri dari pedagang bakso, pengemudi ojek online, asisten rumah tangga, hingga pekerja harian lainnya. (hms/rds)








