Lulusan Udinus Kini Kantongi Sertifikat Internasional Coursera dan Ijazah Blockchain Pertama di Indonesia

TUNTAS: Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang sukses mewisuda 841 lulusan pada pergelaran Wisuda ke-87 di Semarang, Kamis (30/4/2026). (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas global. Kampus ini resmi membekali para lulusannya dengan keunggulan ganda, yakni integrasi sertifikasi internasional dan ijazah berbasis teknologi mutakhir.

Langkah strategis tersebut diwujudkan dengan memasukkan micro-credential international certification melalui platform pembelajaran global Coursera langsung ke dalam kurikulum wajib mahasiswa.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan upaya konkret untuk mensinkronkan kompetensi akademik mahasiswa dengan tuntutan industri global. Hal tersebut ia ungkapkan dalam rangkaian penutupan Wisuda ke-87 Udinus di Ballroom Rama Shinta, Patra Hotel Semarang, Kamis (30/4/2026).

“Seluruh mahasiswa mendapatkan training dari Coursera dan itu masuk ke dalam kurikulum,” ujar Prof. Pulung.

Sertifikat dari Raksasa Teknologi

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui program tersebut, mahasiswa akan mendapatkan sertifikat keahlian spesifik (micro-credential) bertaraf internasional.

Materi pelatihannya pun tidak main-main, karena bersumber langsung dari raksasa teknologi dunia seperti Microsoft dan IBM. Dengan bekal tersebut, daya saing lulusan Udinus di bursa kerja profesional diproyeksikan akan meroket tajam.

“Setelah mereka selesai mendapatkan training, mereka mendapatkan tambahan yang kita sebut mikro kredensial internasional. Training ini berasal dari industri, sehingga kurikulumnya sangat relevan dengan dunia kerja,” paparnya menjelaskan keunggulan sistem Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Sebagai informasi, pada hari kedua pelaksanaan Wisuda ke-87 ini, sebanyak 440 lulusan dari Fakultas Ilmu Komputer (FIK) resmi diwisuda. Secara keseluruhan, Rektor Udinus telah mengukuhkan 841 wisudawan selama dua hari rangkaian acara.

Pionir Ijazah Blockchain di Indonesia

Selain pembekalan sertifikat internasional, momen wisuda kali ini juga menorehkan sejarah gemilang. Para wisudawan tercatat sebagai angkatan pertama di Indonesia yang menerima ijazah kelulusan berbasis teknologi blockchain.

Inovasi digital ini menjamin dokumen akademik mereka tidak dapat dipalsukan, serta memudahkan proses verifikasi oleh pihak industri (recruiter) secara cepat dan akurat.

Mendukung ekosistem tersebut, Direktur Utama Indonesia Blockchain Center (IBC), Hambali, menambahkan bahwa pihaknya telah membekali puluhan tenaga pendidik di kampus tersebut. Pada Januari 2026 lalu, sebanyak 35 dosen telah lulus program Training of Trainers (ToT) pengembangan blockchain.

“Kami mencetak para trainer dari dosen Udinus agar siap menyebarkan ilmu blockchain, tidak hanya di Jawa Tengah tapi juga ke seluruh Indonesia,” tegasnya. (hfh/iza/rds)