PATI, Joglo Jateng – Kawasan Plaza Puri di Kabupaten Pati bakal dijadikan mal atau pusat perbelanjaan modern. Tiga investor juga disebut tertarik membangun mal tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengungkapkan kebutuhan ruang publik yang representatif menjadi pertimbangan utama wacana pembangunan mal ini. Mal ini nantinya juga sekaligus menjadi tempat rekreasi bagi warga.
“Pinginnya ada mal yang bisa tempat untuk rekreasi Kabupaten Pati di lokasi Plaza Puri Pati. Karena Bapak-Ibu ketahui semua bahwa di Pati ini butuh tempat yang representatif untuk masyarakat Kabupaten Pati ini bisa bertamasya ataupun memiliki mal yang bagus,” katanya.
Ia menyampaikan, pihaknya sudah mengomunikasikan wacana tersebut ke sejumlah investor. Hasilnya, tiga investor dari Jakarta menyatakan ketertarikan membangun mal di Plaza Puri.
“Itu yang pada Rabu (17/6/2026) kami wacanakan ke investor. Ada tiga investor yang tertarik. Dari Jakarta. Mereka sudah punya mal di Jakarta juga, jadi biar maju,” ucapnya.
Ia menyebut minat investor ke Pati tidak hanya di sektor ritel. Namun juga ada industri lainnya, seperti industri logam yang juga berencana masuk ke Bumi Mina Tani ini.
“Selain mal, mungkin ada investor lain yang mungkin sudah memiliki ketertarikan untuk masing-masing. Kalau yang investor tertarik di Pati banyak sekali ya, bidang industri, ada pada Rabu (17/6/2026) dari logam juga ada yang rencana masuk Pati. Intinya banyak investor yang mau rencana masuk Pati,” tuturnya.
Sedangkan untuk konsep mal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati belum menentukan bentuk bangunan maupun jumlah lantai. Saat ini pihaknya masih mencari penawaran terbaik dari investor.
“Belum sampai berapa lantainya, ini masih kita carikan penawaran untuk tempat itu luas 970 meter persegi, hampir 1 hektare. Saya kira sangat menarik untuk mereka investasi untuk membangun mal di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Sebelum masuk tahap pembangunan, Pemkab Pati terlebih dulu menata status Plaza Puri. Sebab, kontrak sewa ruko saat ini berakhir pada Senin (27/7/2026).








