BATANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mulai menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) bagi 45 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang mulai disalurkan sejak 24 sampai 30 Juli. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.
Bupati Batang Wihaji menyampaikan, pemerintah setempat menyiapkan beberapa tempat penyaluran dengan jadwal penyaluran yang telah ditentukan. Tempat yang sudah dipilih sebagai lokasi pembagian bantuan terdiri dari kantor Pos, kecamatan dan kelurahan.
“Pembagian sengaja dilakukan tidak terpusat agar tidak menimbulkan kerumunan,” katanya, Senin (26/7).
Ia menjelaskan, penyaluran dilakukan di masing-masing desa, dengan Kantor Pos sebagai pelaksana. Khusus di Kecamatan Batang karena jumlahnya banyak maka dipecah-pecah di masing-masing kelurahan, supaya tidak berkerumun. “Kecamatan selain Batang dibagikan di tiap kecamatan dan Kantor Pos,” tuturnya.
Salah satu petugas Kantor Pos Eka mengatakan, bantuan yang dibagikan dari kementerian sosial (kemensos), terdapat enam ribu BST bagi warga Kecamatan Batang. Dijelaskannya, BST dibagikan selama enam hari ke depan, dan sudah dimulai sejak Sabtu (24/7).
“Hari ini (kemarin) ada 1.066 bantuan yang dibagikan kepada warga Kauman yang dibagikan untuk dua tahap yakni Rp 600 ribu,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima BST, Slamet Roriun warga Kelurahan Kauman mengutarakan, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Terlebih sejak beberapa bulan suaminya tak bekerja lagi karena sedang sakit.
“Alhamdulillah mendapat bantuan sebesar Rp 600 ribu bisa buat beli beras dan makan anak-anak, sekaligus berobat suami. Hidup apa adanya kami menerima kok, tapi kalau begini keadaannya semuanya susah, rakyat kecil seperti saya kelaparan, anak saya juga nggak bisa bayar sekolah, sampai utangnya menumpuk,” jelasnya.(hms/akh)










