KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kini telah memulai menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Namun, protokol kesehatan (prokes) harus diterapkan semaksimal mungkin.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Moh. Zubaedi mengatakan, meskipun pelaksanaan PTM 100 persen, prokes harus tetap dijalankan. Seperti mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan lainnya.
“Prokes ini harus dijalankan dengan betul. Pihak sekolah harus selalu menerapkan dan mengingatkan semua warga sekolah untuk tetap menjaga prokes,” ucapnya melalui pesan singkat, Rabu (5/1).
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kecamatan Jekulo Disdikpora Kudus Fatah Hidayat menyambut gembira, adanya PTM 100 persen. Dengan demikian target, tugas dan tanggung jawab, baik dari pihaknya, guru, orang tua, maupun siswa bisa terwujud dan terlaksana secara maksimal.
“Ini yang dinanti-nantikan semua warga sekolah. Dengan begini, apa yang direncanakan bisa terlaksana. Karena, kalau pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa maksimal. Semoga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindarkan dan tetap mematuhi prokes,” tuturnya.
Terpisah, Kepala SD 2 Klaling Kusiyah juga menyambut senang adanya pemberitahuan tersebut. Pasalnya, para guru menginginkan pembelajaran bisa dilakukan seperti dulu kkembali Sehingga dapat maksimal.
“Kami para guru, orang tua, maupun siswa itu memang menginginkan kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa seperti dulu lagi. Kami akan mengupayakan prokes bisa maksimal. Seperti anak-anak harus pakai masker, dan selalu mengimbau bagi siswa dan keluarga masing-masing agar tidak berpergian jauh-jauh,” ujarnya. (sam/fat)










