DEMAK, Joglo Jateng – Wakil Gubernur Jateng sekaligus Panglima Santri Gayeng Nusantara (SGN) Taj Yasin Maimoen melantik secara langsung kepungurusan SGN empat kabupaten periode 2021-2026. Adapun empat kepengurusan yang dilantik yakni SGN Kabupaten Demak , Kudus, Jepara, dan Pati.
Gus Yasin, sapaan akarab Panglima SGN mengatakan, SGN harus siap bersinergi dengan pemerintah. Yakni untuk berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan kemaslahatan masyarakat Indonesia.
“Terbentuknya Santri Gayeng Nusantara adalah bagaimana kita berkontribusi terhadap masyarakat, terhadap lingkungan kita yang ada dibawah Kabupaten kita masing-masing, utamanya adalah terkait dengan pendidikan. Kita betul-betul mendukung program pemerintah dalam hal wajib belajar di kabupaten kita masing-masing,” katanya ketika melantik pengurus empat PC SGN Periode 2021-2026.
Upacara pelantikan berlangsung di pendopo Kabupaten Demak, dihadiri Bupati Demak Eisti’anah, Wakil Bupati Demak Ali Makhsun, Ketua MUI Demak, Ketua NU Demak, Direktur RSI NU Demak beserta perwakilan pengurus SGN dari masing-masing Kabupaten.
Gus Yasin mengungkapkan rasa bahagianya, karena SGN telah memiliki program yang bermanfaat bagi masyarakat. Baik dari bidang pendidikan, bidang sosial, ekonomi, keagamaan dan kesehatan. Ia berharap hal ini bisa menjadi manfaat ketika Santri Gayeng Nusantara hadir di setiap kabupaten di Jawa Tengah.
“Santri Gayeng Nusantara adalah organisasi sosial ekonomi bukan politik. Kita bergerak dalam mensejahterakan masyarakat melalui bidang ekonomi, UMKM, juga bidang kesehatan. Terutama saat pandemi seperti sekarang, Santri Gayeng di tiap kabupaten diharapkan bisa mengisinisiasi melalui berbagai aksi,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah dalam sambutannya mengatakan, dengan terbentuknya SGN di empat Kabupaten yang di lantik pada hari ini (6/2), maka ia berharap semakin bertambah mitra kerja untuk bersama-sama melayani masyarakat.
Kedepan SGN diharapkan dapat terus bersama membantu pemerintah bersinergi dan memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat. Terutama dalam bidang penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat, mengingat kasus Covid-19 yang kini melonjak.
“Dengan bersama-sama dengan panjenengan, semoga kita bisa menerapkan protokol kesehatan ini, mengingatkan kepada masyarakat semua untuk tetap menjaga prokesnya,” ucapnya. (cr3/gih)










