Blok Pecahan, Solusi Belajar Materi Pecahan

Oleh: Khalimah, S.Pd.SD
Guru SDN 4 Punggelan, Kec. Punggelan, Kab. Banjarnegara

KEBERHASILAN proses pembelajaran merupakan hal utama yang didambakan dalam pelaksanaan Pendidikan di sekolah. Pada era globalisasi ini, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Matematika sebagai ilmu dasar, dewasa ini telah berkembang sangat pesat, baik materi maupun kegunaanya. Karena matematika merupakan ide-ide abstrak yang berisi simbol-simbol, maka konsep-konsep matematika harus dipahami terlebih dahulu, sebelum memanipulasi simbol-simbol itu. Seseorang akan lebih mudah mempelajari sesuatu bila belajar itu didasari pada apa yang telah diketahuinya.

Kompetensi pecahan pada mata pelajaran matematika dari peserta didik kelas IV di SD Negeri 4 Punggelan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara tahun pelajaran 2021/2022 tergolong sangat rendah. Pada penilaian ulangan harian yang diperoleh peserta didik sangat rendah atau dibawah kriteria kelulusan minimal (KKM).

Rendahnya hasil belajar tersebut diduga akibat penggunaan alat peraga serta aktivitas siswa dalam proses pembelajaran sangat rendah sehingga terlihat banyak siswa kurang siap dalam menerima materi pelajaran. Beberapa upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah menggunakan alat peraga untuk meningkatkan hasil belajar. Dengan menggunakan alat peraga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Sehingga hasil yang diperoleh maksimal.

Menurut Wijaya & Rusyan (1994), yang dimaksud Alat Peraga Pendidikan adalah media pendidikan berperan sebagai perangsang belajar & dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan-tujuan belajar. Mengingat hakikat matematika berkenaan dengan konsep abstrak, sementara tingkat perkembangan kognitif siswa SD masih dalam tahap operasional konkret, maka pembelajaran matematika dilaksanakan dengan menggunakan benda-benda nyata supaya siswa dapat memahami materi yang sedang dipelajari.

Salah satu alat peraga yang bisa digunakan untuk pembelajaran materi pecahan untuk kelas IV yaitu dengan Alat Peraga Blok Pecahan. Blok pecahan adalah alat peraga yang berbentuk potongan-potongan yang dibagi beberapa bagian. Alat peraga blok pecahan terbuat dari karton kemudian diberi warna agar menarik perhatian siswa. Alat peraga Alat peraga blok pecahan dapat digunakan juga untuk pembelajaran materi pecahan dalam konsep materi pecahan, membandingkan pecahan, pecahan senilai, penjumlahan dan pengurangan, namun tidak untuk perkalian atau pembagian.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk penggunaan alat peraga blok pecahan untuk pecahan sederhana yaitu lingkaran utuh dibuat 2 warna, yaitu berwarna merah dan hijau digunakan untuk memperagakan bilangan 1. Lingkaran yang berwarna merah sebagai pembilang, sedangkan lingkaran yang berwarna hijau sebagai penyebut. Terdapat juga lingkaran yang dipotong menjadi 2 bagian sama besar dan satu bagian berwarna merah digunakan untuk memperagakan konsep pecahan. Pecahan dan dibaca satu per dua/seperdua atau setengah. 1 disebut pembilang, 2 disebut penyebut. Lingkaran yang dipotong menjadi empat bagian sama digunakan untuk memperagakan konsep pecahan bila bagian berwarna merah ada dua potong, maka disebut (dua per empat) dan bila bagian berwarna merah ada tiga potong, maka disebut (tiga per empat). Peragaan dapat dilanjutkan untuk dan seterusnya.

Sedangkan untuk penggunaan alat peraga blok pecahan untuk penjumlahan pecahan berpenyebut sama penjumlahan pecahan berpenyebut sama dapat dilakukan dengan cara membalikan warna hijau menjadi warna merah sesuai angka pembilang. Karena alat peraga blok pecahan yang dimaksud ini warna merah sebagai pembilang dan warna hijau. Gunakan juga block pecahan ini untuk perbandingan pecahan, penjumlahan dan pengurangan pecahan penyebut yang sama.

Diharapkan dengan alat peraga blok pecahan pada materi pecahan dengan perencanaan yang maksimal dan pengelolaan waktu yang terjangkau dan baik sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa khususnya pada materi pecahan dan kesadaran guru matematika dapat menerapkan penggunaan alat peraga blok pecahan pada materi pecahan guna menambah pemahaman konsep matematika siswa. (*)