BANTUL, Joglo Jogja – Pandemi Covid-19 dirasakan sangat berpengaruh pada sektor pariwisata. Kendati demikian, angka kunjungan wisata akhir pekan cenderung naik. Walaupun saat ini Kabupaten Bantuk masih pada tingkat PPKM level 4.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatat, jumlah kunjungan wisata saat akhir pekan lalu cenderung naik. Jumlah tersebut dinilai naik dibandingkan minggu sebelumnya.
“Wisatawan pada 11-13 Maret sebanyak 32.959 pengunjung. Jumlah tersebut naik 6,3% dibandingkan akhir pekan seminggu lalu,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi.
Dari kenaikan pada libur akhir pekan tersebut, diperoleh pendapatan sebanyak Rp 360.006.250. Dengan 87% atau 28.813 wisatawan mengunjungi kawasan Parangtritis.
Kendati demikian, menurut perhitungan selama sepekan yakni tanggal 7-13 Maret 2022, jumlah pengunjung mengalami penurunan. Penurunan tersebut dibandingkan dengan sepekan sebelumnya.
Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan pada minggu lalu (28 Februari-6 Maret) terdapat dua hari libur. Yakni libur Isra Mi’raj dan Nyepi, sementara pada pekan 7-13 tidak ada hari libur.
Lebih lanjut ia mengungkapkan data pada tanggal 7-13. Dimana pengunjung lebih banyak mengunjungi kawasan wisata Parangtritis.
“Data wisatawan tanggal 7-13 Maret itu ada 44.161 pengunjung. Dimana 87% atau 38.507 wisatawan mengunjungi kawasan pantai selatan,” katanya.
Kendati demikian, penurunan pengunjung karena tidak ada hari libur nasional, diperoleh pendapatan yang cukup tinggi. Yakni sebanyak Rp 428.765.750. (ers/bid)










