Jadikan Harlah sebagai Wadah Kreativitas Pelajar

HIBUR: Penampilan grup Musik Rampak asal Pekalongan kepada para peserta Gebyar Kebangsaan Pelajar Berbudaya IPNU dan IPPNU Jawa Tengah, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Hari Lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke 68 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke 67 menjadi momen penting bagi para pelajar. Dengan adanya perayaan ini, diharapkan dapat menjadi wadah positif pengembangan ilmu berorganisasi, kreativitas, eksplorasi dan komunikasi para pelajar Jawa Tengah.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) IPPNU Nirma Nur Aini Masfufah mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat berkumpul dan merayakan Harlah IPNU dan IPPNU. Selain itu ia mengingatkan kepada setiap anggota, momentum ini menjadi sebuah cermin untuk melihat seberapa besar usaha dan pemberian kepada organisasi.

“Dengan bergandengan tangan, bersama kita rangkul semua Pelajar agar saling membantu. Lalu IPNU serta IPPNU menjadi wadah mereka untuk belajar juga berkembang membangun Indonesia,” ucapnya, belum lama ini.

Selain itu, Ketua PW IPNU Saiful Kamaludin mengatakan, dengan usia saat ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilewati. Pasalnya, IPNU telah melahirkan para Kyai, akademisi, birokrat, praktisi, bahkan politisi yang memiliki integritas tinggi.

BERSYUKUR: Ketua IPPNU Jateng Nirma Nur Aini Masfufah menyerahkan potongan tumpeng kepada Kepala Kesbangpol Jateng di acara Harla IPNU dan IPPNU Jawa Tengah di Gedung DPRD Pemalang, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

“Kita kader IPNU harus memiliki pribadi yang berani, dengan mental yang kuat, untuk mengisi posisi para pendahulu yang berada di depan kita saat ini. Maka dari itu saya tekankan pada seluruh kader agar bisa mengambangkan semua potensi diri melalui organisasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyambut baik atas berjalannya acara Harlah di daerah ini. Harapannya dengan adanya organisasi pelajar tersebut, dapat meningkatkan skill, dan daya saing para pemuda untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Tentunya banyak yang didapatkan dalam acara ini. Karena dengan berorganisasi pelajar dapat saling melengkapi, bertukar pikiran dalam hal positif untuk membangun bangsa. Contohnya ada workshop entrepreneur sebagai wadah para pengusaha muda belajar mengambangkan bisnis mereka,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman sekaligus penasihat IPNU dan IPPNU berpesan kepada seluruh generasi muda terutama pelajar agar mau masuk berorganisasi, dimana pun. Karena dengan hal tersebut mereka memiliki pengalaman untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang.(fan/ziz)