JEPARA, Joglo Jateng – Kementerian Perindustrian (Kemenprin) RI melaksanakan kegiatan pengembangan sentra furnitur untuk pasar dalam negeri. Sekaligus mensosialisasikan Sistem Informasi Pengadaan di sekolah (SIPLah) dan toko daring bagi industri kecil menengah (IKM) Furnitur di Solo dan Jepara.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel D’Season Premiere Kabupaten Jepara, dengan menghadirkan kurang lebih 60 peserta dari Kabupaten Jepara dan sekitarnya. Serta menghadirkan narasumber perwakilan dari Kemenprin RI, maupun Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Salah satu pemateri, perwakilan dari Kemenprin RI Nina Irnayanti mengatakan, jika pihaknya kini tengah berupaya untuk mengkolaborasikan IKM furnitur di dunia pendidikan. Seperti adanya pengadaan mebel-mebel sekolah yang bekerja sama dengan IKM furnitur.
“Bagaimana jika nanti melalui SIPLah, ketika sekolah membeli barang furnitur di sekolah tersebut bisa bermitra dengan IKM furnitur. Dan nantinya transaksi jual belinya melalui toko ladang,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto menyampaikan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk wujud kepedulian pemerintah. Yakni terhadap dunia pendidikan dan IKM furnitur.
“Jangan sampai barang-barang yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) itu berasal dari luar Indonesia. Dengan kolaborasi ini, harapannya pengadaan barang-barang sekolah bisa lancar,” tuturnya.
Pihaknya juga mewanti-wanti, agar para IKM furnitur ini harus bisa memahami, manakala ada pemesanan sarana prasarana di pendidikan. “Ketika memenuhi satuan pendidikan, berikan sedikit niat untuk mendedikasikan diri melalui barang yang berkualitas. Jangan sampai baru dipakai sebentar sudah rusak, dan menyebabkan KBM tidak lancar,” pungkasnya. (sam/fat)










