KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Pusat memberikan instruksi agar capaian vaksinasi di Jawa–Bali bisa mencapai 100 persen untuk dosis dua, 30 persen dosis tiga, dan 70 persen lansia pada 30 April mendatang. Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus akan mengoptimalkan pelayanan vaksinasi jelang lebaran tahun ini.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DKK Kudus dr. Andini Aridewi menyebutkan, pihaknya akan menyiagakan puskesmas selama pelaksanaan mudik lebaran. Hal tersebut dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin vaksin.
“Kami akan membuka gerai vaksinasi di 19 puskesmas. Gerai itu akan berlaku di luar tanggal merah. Jadi kalau ada pemudik yang membutuhkan, selama bukan tanggal merah bisa langsung ke puskesmas,” terangnya.
Andini menyebutkan, untuk pelaksanaan vaksinasi di tanggal merah, pihaknya akan bekerja sama dengan 4 fasilitas kesehatan. Sehingga, masyarakat yang menginginkan vaksin di tanggal merah dapat tetap terfasilitasi.
“Untuk tanggal merah, khususnya pada hari H perayaan Idul Fitri, kami bekerja sama dengan empat fasilitas kesehatan. Sehingga saat lebaran pun, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan vaksinasi. Ada satu rumah sakit dan tiga klinik yang disiagakan pada tanggal 2 dan 3 Mei nanti,” jelasnya.
Terkait pengamanan pelaksanaan mudik, DKK akan menyiagakan personel di pos-pos yang telah disediakan Pemkab Kudus. Namun demikian, fokus utama DKK adalah pemeriksaan masyarakat yang memiliki gejala Covid-19.
“Pada pemantauan arus mudik nanti, kami juga akan menyiagakan personil. Khususnya untuk memeriksa masyarakat yang bergejala dan masyarakat yang membutuhkan vaksin baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga,” pungkasnya. (abd/fat)










