JAKARTA, Joglo Jateng – Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen sebesar 113,1 atau meningkat dari 111 pada bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terpantau pada mayoritas kategori pengeluaran. Selain itu juga kelompok usia serta kategori pendidikan responden.
“Kenaikan IKK terjadi di sebagian besar kota cakupan survei, dengan yang terbesar di Bandar Lampung, diikuti kota Samarinda dan Denpasar,” Tuturnya, Rabu (11/5).
Ia menjelaskan, keyakinan konsumen pada April 2022 yang meningkat. Didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini. Peningkatan ini berkaitan dengan persepsi terhadap penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama yang meningkat.
“Survey kami mengindikasikan rata-rata proporsi pendapatan konsumen, untuk konsumsi mengalami sedikit penurunan. Sementara rata-rata proporsi pembayaran cicilan/utang cenderung stabil,” ungkapnya.
Erwin menuturkan, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) pada April 2022 tercatat sebesar 16,4 persen, lebih tinggi dari 15,9 persen pada bulan sebelumnya.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau turun. Yaitu pada beberapa kategori pengeluaran.
“Di sisi lain porsi tabungan terhadap pendapatan meningkat pada sebagian kategori pengeluaran, tertinggi pada responden dengan tingkat pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan,” pungkasnya. (ara/bid)










