CIANJUR, Joglo Jateng – Harga daging sapi dan ayam di Cianjur, Jawa Barat, sudah kembali normal. Harga daging sapi yang mencapai Rp 160 ribu per kilogram saat Lebaran, kini turun menjadi Rp 140 ribu. Sedangkan, daging ayam dari Rp 55 ribu kini dijual Rp 36 ribu per kilogram.
Kepala UPTD Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, Doni Wibowo mengatakan, memasuki dua pekan setelah hari raya, harga daging sapi dan ayam mulai turun. Sedangkan tingkat permintaan daging ayam kembali normal berkisar antara 30 sampai 50 ton per hari.
Stok daging sapi dan ayam pun masih aman hingga dua bulan ke depan. Karena selama ini, pasar tradisional di Cianjur mengandalkan stok dari peternak dan rumah potong hewan yang ada di Cianjur.
“Untuk stok daging aman, termasuk dari penyakit berbahaya karena rutin mendapat pemeriksaan dari dinas terkait. Kami selalu memantau harga kebutuhan pangan setiap harinya,” katanya.
Sejalan dengan ini, Sekjen Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (Apddas) Cianjur, Rudi Lazuardi mengungkapkan, turunnya harga daging sapi dan ayam di pasar diikuti dengan tingkat penjualan yang meningkat. Setiap hari, bandar daging ayam di Cianjur dapat menghabiskan puluhan ton daging ayam.
“Harga turun dan penjualan kembali normal, per hari satu orang bandar dapat menjual 10 ton daging ayam. Kalau ditotal dari tiga bandar yang ada setiap hari bisa menjual 30 ton daging ayam dengan harga Rp 36 ribu per kilogram,” terangnya.
Sedangkan, untuk daging sapi masing-masing bandar dan rumah potong dapat menjual 1-5 ton daging untuk kebutuhan beberapa pasar di Cianjur setiap harinya. “Untuk penjualan daging sapi juga sudah kembali normal setelah sempat menurun karena harga cukup tinggi,” tungkasnya. (ara/ern)










