Kudus  

Guna Tingkatkan PAD, Dewan Minta Perbaikan Jalan Rahtawu Dilakukan

WISATA: Gerbang masuk Desa Rahtawu yang memiliki potensi wisata untuk dikelola. Akses jalan ke daerah tersebut perlu perhatian untuk membangkitkan daya Tarik wisatawan ke Kudus. (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB / JOGLO JATENG)

Gema DPRD Kudus

“Kalau infrastrukturnya bagus, otomatis pariwisata juga akan bagus. Karena kalau akses menuju ke destinasi wisata bagus, wisatawan juga akan senang dan nyaman. Mulai dari jalan, penerangan, serta rambu-rambunya. Semua demi pemulihan ekonomi,”

Anggota Komisi C DPRD Kudus Sadiyanto.

KUDUS, Joglo Jateng – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kudus Sadiyanto menyebutkan, perbaikan jalan di Desa Rahtawu harus segera dilakukan. Sebab perbaikan jalan di daerah tersebut mampu mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu dikarenakan, Rahtawu menjadi salah satu ikon pariwisata di Kota Kretek yang kerap dikunjungi wisatawan.

Kondisi jalanan rusak di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog telah menjadi permasalahan yang selalu dikeluhkan masyarakat, sekitar setiap tahunnya. Oleh sebab itu, Sadiyanto mendukung perbaikan jalan di wilayah tersebut segera dilakukan.

BERLUBANG: Akses jalan menuju daerah wisata di Rahtawu dalam kondisi berlubang, Senin (20/6).

Jalan tersebut merupakan jalur utama untuk warga Desa Rahtawu menuju perkotaan. Oleh karena itu butuh perhatian agar akses jalan tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari warga. Tapi juga untuk menunjang pengembangan objek wisata alam di wilayah itu.

“Saya rasa memang jalan di Rahtawu perlu segera diperbaiki, karena destinasi pariwisata di sana semakin banyak pengunjung. Terlebih, rencananya akan ada destinasi wisata baru di sana nanti. Jadi saya rasa perlu. Karena itu nanti juga bisa meningkatkan PAD dari sektor pariwisata juga,” jelasnya.

 

Menurut Sadiyanto, infrastruktur merupakan sarana penunjang yang penting untuk menarik wisatawan. Sebab, dengan adanya infrastruktur yang memadai, akses menuju lokasi wisata akan menjadi lebih mudah.

“Kalau infrastrukturnya bagus, otomatis pariwisata juga akan bagus. Karena kalau akses menuju ke destinasi wisata bagus, wisatawan juga akan senang dan nyaman. Mulai dari jalan, penerangan, serta rambu-rambunya. Semua demi pemulihan ekonomi,” paparnya.

Dengan adanya perbaikan infrastruktur di wilayah Rahtawu, diharapkan sektor pariwisata di Kota Kretek dapat kembali menggeliat. Sehingga, perekonomian bisa kembali pulih.

“Kalau infrastrukturnya bagus, pasti akan berdampak juga pada sektor pariwisata yang kembali bergeliat. Karena memang pasca pandemi ini, perekonomian juga perlu digenjot dari segala sektor,” pungkasnya. (abd/fat)