Pati  

Bupati Pati Paparkan Keberhasilan Pembangunan hingga Predikat WTP

MOMEN: Bupati Haryanto memimpin upacara Hari Jadi ke-699 Kabupaten Pati di Halaman Setda, Minggu (7/8). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar sejumlah rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi Pati ke 699. Dari mulai tasyakuran, berziarah ke Makam Adipati Tombronegoro, dan upacara di halaman Kantor Setda. Saat menjadi inspektur upacara, Bupati Pati Haryanto menyampaikan keberhasilan pembangunan hingga perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTF) selama periode kepimpinannya.

Bupati memaparkan, selama dirinya menahkodi Pati, pembangunan telah berjalan secara baik. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan penghargaan pembangunan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Pati menjadi kabupaten terbaik dalam pembangunan daerah tingkat Jawa Tengah tahun 2021-2022. Melalui perhargaan ini, Pati dinilai mampu menjaga capaian indikator makro yang nampak dari pertumbuhan ekonomi, pengendalian angka kemiskinan dan meningkatnya indeks pembangunan manusia (IPM). Kemudian mampu melakukan penyusunan perencanaan pembangunan secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” paparnya, Minggu (7/8).

PROSESI: Bupati Haryanto dan senegap jajaran berziarah ke Makam Adipati Tombronegoro, Minggu (7/8). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

Dipimpin Haryanto, Kabupaten Pati juga berhasil meraih prestasi Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara terus menerus dari tahun 2015 hingga 2021. Mengingat, pada 2012 hingga 2014 saat awal dirinya menjabat, Pati masih mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“WTP di raih selama 7 kali berturut-turut. Karena telah mampu menyajikan laporan keuangan pada 2021 dengan capaian tertinggi dalam akutansi pelaporan keuangan pemerintahan. Jadi, laporan sejak 2015 hingga 2021 dinilai baik dan telah sesuai dengan prinsip akutansi yang berlaku secara umum,” jelasnya.

Lebih lanjutnya, pelaksaaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat juga telah berjalan dengan baik dan kontruktif. Di antaranya pembangunan pelayanan publik seperti Alun-Alun Kota Pati dan fasilitas olahraga yakni Stadion Joyo Kusumo.

Kemudian, memberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, kewirausahaan, kepemudaan, pariwisata, dan olahraga juga dapat berjalan secara kontruktif dan berkesinambungan. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan kemudahan izin bagi para investor, dan reformasi birokrasi terlaksana secara optimal.

“Pelayanan pembangunan mall publik dengan kemudahaan pelayanan perizinan yang ditawarkan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan capaian investasi hingga stabilitas perekonomian masyarakat dapat dipertahankan. Kemudian angka kemiskinan dan pengangguran mengalami penurunan secara signifikan,” terangnya.

Selain itu, bidang pendidikan, pertanian, kesehatan, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat lainnya juga telah menunjukkan hasil yang baik. Dimana, hal tersebut dilihat dari sejumlah prestasi yang telah ditorehkan. Dari mulai tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Dengan begitu, di akhir masa kepemimpinannya, Haryanto menitipkan hasil pembangunan yang telah diupayakan selama menjabat supaya dapat dijaga dan dipertahankan. Dari mulai fasilitas fisik ataupun non fisik, sehingga dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat.

SUASANA: Bupati Haryanto memotong tumpeng saat acara tasyakuran di Pendopo Kemiri, akhir pekan lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

“Serangkaian prestasi tentu hasil kerja kita bersama. Oleh karena itu, apa yang telah kita raih setidaknya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Dirinya juga merasa bersyukur peringatan Hari Jadi Pati ke-699, pandemi Covid sudah melandai. Meskipun hanya menggelar acara sederhana, namun terpenting dapat mengenang sejarah panjang Kabupaten Pati selama 699 tahun. Kemudian dirinya juga berpesan kepada penerusnya kelak, untuk lebih memajukan Pati.

“Selama ini kami berbuatan untuk kepentingan semua pihak. Saya menitipkan kepada kepala OPD, pejabat penerusnya nanti untuk bisa merawat menggelola dengan baik. Dengan harapan Patu bisa lebih maju. Terlebih, kita melihat perkembangan setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten Pati semakin baik,” akhirnya. (lut/gih)