PRIA ini setiap harinya menciptakan bermacam jenis tulisan kaligrafi. Namanya Dory Mutaji, warga Desa Gesengan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.
Dari ketrampilan tangannya, pemilik FigurArt Galery itu selalu membuat lukisan dan seni kaligrafi dari berbagai media. Karyanya pun sangat bermacam-macam jenisnya.
“Seperti lukisan, kaligrafi lukisan, kaligrafi timbul emas, jam kaligrafi, kaligrafi mesjid, figura kayu polos, figura kayu ukiran pojok, figura 3D, papan nama bayi, mahar, cermin antik hingga cermin polos,” ucap pria yang akrab disapa Mutaji itu, Senin (5/12/22).
Ia menjual karyanya di galery-nya sendiri. Orderan yang datang di antaranya dari teman, kenalan, ataupun masyarakat sekitar dengan cara membeli langsung.
Selain itu, dia juga menjual produknya di Plaza Pragolo Store di jalan Pati-Kudus. Meskipun, penjualan di tempat produk UMKM tersebut masih belum mendapatkan respon peminat.
Mutaji menjelaskan bahwa produk kaligrafi miliknya pernah dijual ke sejumlah luar daerah. Meskipun, penjualannya di Pati selama ini masih sangat terbatas.
“Untuk penjualan di Pragolo sepi, sejak awal masuk Pragolo sampai sekarang. Namun, sudah pernah kirim produknya ke Kalimantan, Kuningan dan Depok,” terangnya.
Sementara terkait harga, ia membandrol produk kerajinanya dari ratusan hingga jutaan rupiah. Yakni sesuai dengan kualitas dan tingkat kesulitan pembuatannya.
“Harganya disesuaikan tergantung pada objek. Tingkat kesulitan hingga ukuran karya itu sendiri. Jadi harganya berbeda-beda,” kata dia.
Sedangkan untuk mengisi waktu sambil menunggu pelanggan, ia menjadi tukang pangkas rambut. “Kalau baru tidak ada orderan, iya nyambi potong rambut,” ucapnya. (lut/gih)










