KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus rencananya akan menggelar kembali tradisi Dandangan di Kota Kretek ini. Hal ini dijadikan momentum untuk memaksimalkan potensi UMKM lokal.
Event Dandangan yang sudah menjadi tradisi setiap menjelang Ramadan di Kabupaten Kudus ini, selama dua tahun lalu tidak digelar. Ditiadakannya even itu lantaran pandemi Covid-19.
Bupati Kudus HM Hartopo memastikan, akan menggelar kembali Dandangan di tahun ini. Dengan tujuan untuk meningkatkan dan memulihkan kembali perekonomian di Kudus pasca pandemi.
“Dandangan Insyaallah ada di tahun ini. Tentunya momen-momen seperti ini pas untuk teman-teman UMKM agar ikut serta. Sehingga, mereka bisa mempromosikan produk-produknya,” ucapnya.
Adapun UMKM yang berjualan, pihaknya akan memprioritaskan UMKM lokal. Meskipun, nantinya tetap akan mengambil para pelaku usaha dari luar daerah.
“Nanti kita maksimalkan untuk para pelaku UMKM Kudus terlebih dahulu, ya sekitar 80 persen. Namun, untuk pelengkap yang tidak ada di Kudus ya diambilkan dari luar, tapi lebih selektif,” tuturnya.
Sementara itu, perkembangan UMKM di Kudus sendiri semakin mengalami peningkatan. Pemkab Kudus sendiri, terus berupaya untuk membangkitkan kembali pelaku usaha pasca pandemi Covid-19.
Selain pelatihan dan bantuan yang diberikan kepada para pelaku UMKM, pihaknya juga membantu di dalam event-event dan promosi pelaku UMKM. Sehingga, dapat membuat penjualan semakin ramai pembeli dan berkembang.
“Di samping itu, di era Covid-19 kemarin tentunya banyak masyarakat punya kreasi dan inovasi yang luar biasa. Dengan memanfaatkan kemajuan digitalisasi dalam penjualan online maupun offline,” pungkasnya. (sam/fat)










