Kudus  

Pemkab Kudus Optimis Dapatkan Penghargaan KKS

KOORDINASI: Suasana pertemuan advokasi KKS Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus bersama OPD terkait di @Hom Hotel, Senin (27/2). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Berbagai upaya dan persiapan telah dilakukan Kabupaten Kudus untuk mendapatkan penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) di 2023 ini. Persiapan telah dilakukan sejak lama dan gencar pada 2022 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Andini Aridewi melalui Ketua Tim Teknis KKS Kudus Nuryanto menjelaskan, pihaknya telah berproses menuju KKS sejak lama. Pada 2020, Kudus mengikuti head summit terkait KKS yang diwakili oleh kepala daerah seluruh Indonesia di Semarang. Kudus juga telah melaksanakan kegiatan advokasi ke sembilan kecamatan yang ada di wilayah tersebut.

“Advokasi dan sosialisasi ini dalam rangka pembentukan pogja forum di tingkat kecamatan dan desa. Kita juga sudah melaksanakan advokasi tentang KKS, supaya desa juga membuat pogja forum di tingkat desa,” terangnya.

Dalam rangka mempersiapkan KKS, pihaknya telah melakukan studi banding ke dua kota yang telah mendapatkan penghargaan. Yakni Boyolali yang meraih penghargaan Swasti Saba padapa dan Semarang yang meraih penghargaan Swasti Saba wistara. Kudus juga telah memiliki SK  untuk tim pembina, SK untuk tim forum, dan SK untuk tim teknis.

“Untuk SK tim pembina diketuai oleh ketua Bappeda. SK forum diketuai oleh Bu mawar, ada forum rektor dari unsur akademisi, lembaga swadaya masyarakat. Dan tim teknis ketua nya dari DKK untuk menggerakkan kegiatan sembilan tatanan,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, Kabupaten Kudus optimis mendapatkan penghargaan KKS dengan segala daya upaya yang telah dilakukan. Terlebih Kudus telah dinyatakan ODF (stop buang air besar sembarangan) sejak 2019 lalu. Yang mana ODF ini menjadi salah satu penilaian yang ada di KKS.

“Kita dan semua tim sudah mengupayakan semaksimal mungkin. Kami optimis bisa mendapatkan penghargaan KKS dan semoga memang benar kita akan mendapatkannya,” ujarnya. (mey/fat)