SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menyediakan makan dan minum untuk lebih dari 2.000 orang. Makanan berbuka puasa (takjil) tersebut disediakan di dua masjid yang ada didalam lingkungan kampus Udinus. Yakni Baitul Ilmi dan Baitul Mutaqien.
Ketua Pusat Aktivitas Muslim (PAM) Udinus, Edy Mulyanto mengatakan, sembari menunggu waktu buka puasa akan ada kajian terlebih dahulu. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari Senin hingga Kamis (hari aktif kampus) mulai pukul 17.00.
“Materi kajian bervariasi dan berganti setiap harinya dengan mengundang beberapa pembicara yang berbeda. Kemudian untuk takjil yang berjumlah ribuan ini biasanya akan diserbu oleh mahasiswa, dosen, karyawan, yang sedang berpuasa,” katanya, belum lama ini.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, Isya dan Tarawih, serta tadarus Al-Qur’an. Selain kegiatan rutin harian selama bulan Ramadan, terdapat juga acara-acara khusus.
Di antaranya Ngabuburut Spesial yang dilaksanakan setiap Senin dan Kamis. Selain itu akan diadakan juga Pengajian Nuzulul Quran, Khataman Al-Quran, Bakti Sosial, Gerakan Itikaf dan Subuh berjamaah, serta Halal Bi Halal.
“Seluruh kegiatan ini tidak hanya sebagai wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan saja. Namun juga untuk mempererat ukhuwah dan tali silaturahmi antar sivitas akademika Udinus,” tambah Edy.
Ditemui selepas mengambil takjil gratis, Mahasiswi Prodi S-1 Kesehatan Masyarakat Udinus, Muflikhatun Nuranisa mengaku senang mendapatkan takjil gratis yang disediakan oleh Udinus. Menurutnya, bagi para mahasiswa rantau dari luar Kota Semarang seperti dirinya, takjil tersebut sangat membantu dan mampu meringankan biaya berbuka puasa.
“Ini pertama kalinya saya ikut antri takjil di Udinus. Rasanya senang karena bisa ketemu dan berbuka puasa bareng di Udinus dengan teman-teman sekelas,” ungkap mahasiswi Udinus asal Slawi itu. (luk/mg4)










