UMKM  

Bermula dari Hobi, Geluti Usaha Kaligrafi

Eko Saputro
KREATIF: Eko Saputro saat menunjukkan karya kaligrafi buatannya, belum lama ini. (GALANG WITAHTA/JOGLO JATENG)

MEMPUNYAI hobi menulis kaligrafi, kini Eko Saputro berhasil mendirikan sebuah usaha di bidang lukisan kaligrafi. Ketertarikannya terhadap kaligrafi sejak di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs), membuatnya sering berlatih menulis karya kaligrafi.

Seiring berjalannya waktu, mulai ada yang tertarik dengan karyanya itu. Alhasil, Eko berinisiatif menjadikan karyanya tersebut sebagai usaha.

“Sejak MTs saya sudah mengembangkan potensi melukis kaligrafi, hingga alhamdulillah menjadi usaha,” katanya, Minggu (23/7/23).

Tak hanya itu, dirinya juga memiliki alasan lain hingga menjadikan hobinya tersebut sebagai ladang usaha. Yakni, merupakan pekerjaan yang menyenangkan, dan menjadi lahan dakwah.

“Ada dua motivasi lain yang memiliki andil bagi proses memulai usaha kaligrafi ini. Di antaranya ‘pekerjaan yang paling menyenangkan di dunia adalah hobi yang dibayar’. Kemudian, selain mengenalkan keislaman, kaligrafi juga diniatkan sebagai sarana media untuk berdakwah,” terangnya.

Ia mengakui, untuk memulai usaha tersebut tak lepas dari kendala. Namun, kendala tersebut tidak menjadi halangan dirinya untuk terus memberdayakan hobinya menjadi pundi-pundi rupiah.

“Kalau kendalanya itu belum memiliki outlet beserta tempat produksi yang luas. Itu tidak menjadi masalah, semoga tulisan saya bisa memberikan nasihat kepada yang melihatnya,” tuturnya.

Kaligrafi kanvas styrofoam maupun triplek menjadi jenis kaligrafi yang cukup sering mendapatkan pesanan dari pelajar maupun ibu-ibu rumah tangga. Adapun kaligrafi yang ia tulis memiliki harga yang cukup bervariatif. Perbedaan harga tergantung jenis dan ukurannya.

“Untuk harga berkisar Rp 100.000 hingga menyentuh Rp 1.000.000. itu tergantung request pesanan ” ucapnya.

Eko berharap dapat memiliki outlet sekaligus tempat produksi yang cukup luas. Tak hanya itu, dia pun punya keinginan usaha kaligrafinya ini dapat eksis di pasar mancanegara. (cr3/gih)