Kudus  

DKK Kudus Siap Wujudkan Kabupaten Kota Sehat

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan Kudus Nuryanto
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan Kudus Nuryanto. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus tengah mempersiapkan strategi demi menuju Kabupaten Kota Sehat (KKS). Hal itu bertujuan untuk menjaga lingkungan agar selalu dalam keadaan bersih dan sehat.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan Kudus Nuryanto menyampaikan, Kabupaten Kota Sehat merupakan suatu kondisi kabupaten yang keadaannya bersih, aman, nyaman, dan sehat. Hal itu dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan.

“Seperti, kegiatan yang terintegrasi, disepakati masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Senin (31/7/23).

Adapun sembilan tatanan yang harus dijalankan. Diantaranya, tatanan masyarakat sehat mandiri, pemukiman, pendidikan, pasar, pariwisata, transportasi, perindustrian, perlindungan sosial, dan tatanan pengendalian pencegahan bencana.

“Proses kegiatan untuk mengikuti penyelanggaraan KKS dimulai dari 2021 sampai 2023. Proses itu tentunya kita menyiapkan dari sembilan tatanan itu yang terdiri 150 indikator harus dipenuhi,” bebernya.

Sementara, terkait minimal pencapaian angkanya harus diatas 70 persen. Ia juga bersyukur telah mengikuti berbagai proses tersebut. Sebelumnya, akhir Ramadhan kemarin pihaknya dapat lolos verivikasi tingkat provinsi.

“Hal itu masuk dalam tatanan Swastisaba Padapa atau rata rata pointnya adalah 79,9 persen. Jadi, kurang satu akan masuk ke Swastisaba Wiwerda,” tuturnya.

Ada tiga macam penghargaan yang memiliki kriteria masing-masing. Seperti, Swastisaba Padapa, Swastisaba Wiwerda, Swastisaba Wistara. Untuk 2021 yang sudah mendapatkan Swastisaba ada dua kabupaten dan satu kota. Yakni, Kabupaten Tegal, Boyolali, dan Kota Semarang.

“Kedua kabupaten masuk kategori Swastisaba Padapa. Sedangkan Kota Semarang masuk kategori Swastisaba Wistara,” tandasnya.

Dalam penyelenggaraan KKS di Jateng, terdapat 24 peserta kabupaten maupun kota yang turut berpartisipasi. Pada 12 Juli 2023 kemarin yang lolos provinsi akan mengikuti verivikasi lanjutan yang rencananya dilaksanakan 31 Juli 2023.

“Kita saat ini sudah melaksanakan beberapa persiapan. Dari verivikator pusat penyelenggara KKS Kudus dinilai baik,” pungkasnya. (cr12/fat)