Pemkab Terus Gencarkan Promosi untuk Bangkitkan Sektor Wisata Kudus

Women Cycle Club (WCC) Indonesia
GELIAT PARIWISATA: Sambutan kepada peserta tour sepada dari Jakarta-Denpasar bertajuk "1000 km for Bali Pulih" yang digelar oleh Women Cycle Club (WCC) Indonesia saat singgah di Kabupaten Kudus, Minggu (8/11). (HUMAS/ JOGLO JATENG)

Kudus, joglojateng.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus berupaya untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada di daerah setempat. Salah satunya dengan mengenalkan kuliner dan destinasi wisata kepada peserta Women Cycle Club (WCC) Indonesia yang singgah di Kota Kretek dalam kegiatan tour sepada dari Jakarta-Denpasar bertajuk “1000 km for Bali Pulih”.

“Selamat datang di Kudus. Kudus sangat terbuka untuk para tamu maupun wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia. Kami menyambut baik kegiatan ini,” ungkap Plt. Bupati Kudus Hartopo, Minggu (8/11).

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan, daerah yang dipimpinnya memiliki kuliner khas yang patut untuk dicoba, yakni Kopi Muria, soto, sate kerbau, dan berbagai kuliner lainnya. Hartopo juga menyampaikan Kota Kretek memiliki hamparan alam yang memanjakan wisatawan.

“Tak kalah, wisata religi Sunan Kudus dan Sunan Muria. Alam Kudus yakni keindahan dan potensi Gunung Muria pun cukup menjanjikan,” imbuhnya.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kudus itu juga menawarkan investasi kepada peserta WCC. Pihaknya mengatakan, Kudus sangat terbuka dan mendukung iklim investasi yang sehat dan mudah.

“Monggo, bagi yang ingin berinvestasi di Kudus kami persilakan. Kami pastikan kemudahan dan iklim investasi yanh sehat ada disini,” ujarnya.

Terakhir, Plt. Bupati Kudus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara disiplin. Selain itu, pihaknya mendoakan agar kegiatan WCC berjalan lancar dan sukses.

“Jangan lupa untuk terus disiplin protokol kesehatan. Terakhir, saya doakan kegiatan ini sukses dan selalu jaga keselamatan,” tuturnya.

Kegiatan tour sepada dari Jakarta-Denpasar bertajuk “1000 km for Bali Pulih” yang dilakukan oleh WCC ini dimaksudkan untuk menggairahkan kembali sektor wisata yang sempat terkendala akibat pandemi Covid-19. Kabupaten Kudus menjadi rute yang dilalui oleh para peserta dalam acara tersebut.(hms/akh)