Dinas Pariwisata Semarang Usul Bentuk TIC di Bandungan

Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang
BAHAS PARIWISATA: Dalam rapat, Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang mengusulkan pembutan Tourist Information Center (TIC) di kawasan wisata Bandungan, Kamis (7/1). (HUMAS/ JOGLO JATENG)

SEMARANG – Untuk memberikan pelayanan informasi pariwisata yang lebih baik kepada wisatawan, Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang mengusulkan pembutan Tourist Information Center (TIC) di kawasan wisata Bandungan. Menurut Kepala Disparta, Dewi Pramuningsih, keberadaan TIC diperlukan sebagai pusat informasi peta pariwisata daerah tersebut, Kamis (7/1).

Berbagai tujuan pariwisata yang bermunculan memerlukan promosi agar kunjungan wisata semakin banyak. Selain informasi pariwisata, Dewi menyebutkan TIC nanti juga perlu dilengkapi berbagai fasilitas pendukung termasuk money changer yang dibutuhkan wisatawan asing.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang H Ngesti Nugraha menegaskan pasar wisata Bandungan yang baru nantinya diharapkan menjadi ikon kawasan wisata itu. Proses pemindahan para pedagang harus dapat diselesaikan dengan baik. Dia tidak ingin terjadi friksi antar pedagang atau kendala lain saat penataan di Pasar Bandungan dan Sub Terminal Bandungan yang baru.

“Jangan sampai hanya menjadi pasar biasa. Perlu ciri khas para pedagang bahkan petugas keamanannya agar menarik,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag), Heru Cahyono menjelaskan ada 945 pedagang yang akan ditata di tempat yang baru. Seperti diketahui, lokasi Pasar Bandungan yang ada saat ini akan dibongkar dan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH).

“Seluruhnya sudah harus pindah pada 20 Januari nanti,” ujarnya.

Pelaksanaan pekerjaan taman pasif itu akan ditangani langsung oleh Kementerian PUPR. Sedangkan Pemprov Jateng akan melakukan penataan jalan di sekitar pasar.(hms/akh)