PEMALANG, Joglo Jateng – Kabupaten Pemalang dapat dinilai sebagai daerah yang memiliki surga tersembunyi di berbagai sudutnya. Daerah ini memiliki daya tarik bagi wisatawan baik dari segi kuliner hingga sektor pariwisata. Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi adalah lokasi wisata Taman Rancah yang menawarkan petualangan menyusuri tebing batu.
Ketua Organisasi Pecinta Alam Shabawana Eka Waluyo mengatakan tebing yang memiliki tinggi hingga 1050 Mdpl terletak di Dusun Tampol, Desa Mendelem, Kecamatan Belik. Sejak berdiri pada tiga tahun lalu, wisata ini dikelola para pegiat lingkungan dari Organisasi Pecinta Alam Shabawana. Wisata panjat tebing disini, menjadi yang pertama di Jawa Tengah, dan ke-tiga di Indonesia.
“Kalau sampai top tebing, pengunjung akan mendapatkan piagam dari kita. Jadi bisa jadi kebanggan tuh, bisa naik sampai 1.050 mdpl,” katanya kemarin.
Eko melanjutkan, sejak awal dibuka, wisata itu kerap didatangi oleh pengunjung dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia. Namun, jumlah pengunjung turun secara drastis sejak adanya pandemi Covid-19 meski lokasi wisata dibuka tiap hari.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba menguji adrenalin lewat panjat tebing, pengunjung bakal dikenai biaya mulai dari Rp60.000. Dengan tarif tersebut, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas perlengkapan yang memadai. Bagi pengunjung dari luar daerah, harus memesan terlebih dahulu sebelum menikmati tempat wisata ini.
“Check point satu yang paling pendek, kita budget Rp60.000, check point dua kita budget Rp120.000, sampai top tebing Rp200.000 per-orang,” jelasnya.(cr1/akh)










