JEPARA, Joglo Jateng – Memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, menggelar Karnaval Pawai Obor, Sabtu (20/6/2026) malam.
Pantauan Joglo Jateng, kegiatan yang berlangsung meriah itu tidak hanya menampilkan pawai obor. Kegiatan ini juga menyuguhkan berbagai atraksi dan kreativitas peserta yang menghibur masyarakat.
Sepanjang rute karnaval, mulai dari Perempatan Bawu-Blimbing hingga Gedung NU Bawu dengan jarak sekitar 2 kilometer, warga tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan jalannya pawai.
Suasana semakin semarak dengan penampilan beragam kreasi peserta. Mulai dari hiasan obor, musik tongtek, hingga kostum-kostum unik yang menarik perhatian penonton.
Petinggi Desa Bawu, Kuwat Setiawan, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Hal ini sekaligus memperkuat kerukunan di lingkungan desa.
Berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan kemeriahan dan hiburan, Tahun Baru Hijriah di Desa Bawu dimaknai sebagai ajang mempererat kebersamaan masyarakat. Mereka di antaranya jemaah masjid, musala, Madrasah Diniyah (Madin), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
“Mayoritas warga juga menggelar selamatan di masing-masing RT dan masjid pada malam 1 Suro. Harapannya, dengan adanya guyub rukun dan kerukunan masyarakat, keberkahan dapat datang,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
“Hal ini diharapkan memberikan manfaat serta ketenteraman bagi seluruh warga Desa Bawu,” sambung Kuwat pada Joglo Jateng.
Ketua Panitia Karnaval Pawai Obor Semarak Hijriah, Muhammad Rohim, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperingati sekaligus memaknai pergantian tahun baru Islam.










