Kudus  

Tak Layani Pembeli tanpa Bermasker

LAYANI: Salah satu petugas SPBU Sluke sedang melayani pembeli, Senin (12/7). Merek menerapkan aturan tidak melayani pembeli yang tak menggunakan masker. (SOFWAN ZAIM / JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng –  Peraturan tegas diterapkan oleh SPBU Sluke, Kecamatan Sluke. Dalam rangka mematuhi kebijakan PPKM darurat, pihak SPBU membuat aturan tidak akan melayani pengendara yang tak bermasker. Peraturan tersebut terpampang dalam sebuah plakat yang diletakkan di depan pintu masuk SPBU.

Supriyono, salah satu operator di SPBU Sluke menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan arahan dari pihak manajer. Tidak lain adalah sebagai wujud keikutsertaan SPBU Sluke untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lalai terhadap protokol kesehatan.

Ia mengatakan, dari hasil briefing para operator diminta untuk tegas. Jika ada pengendara yang tidak mengenakan masker tidak akan dilayani hingga mengenakan masker. Adapun bagi pengendara yang ternyata tidak membawa masker, maka akan secara otomatis putar balik.

“Dari atasan aturannya begitu. Aturannya akan ditetapkan sepertinya selama PPKM darurat ini, Mas. Berarti sampai tanggal 20 Juli 2021 nanti,” jelasnya.

Agus, operator SPBU Sluke yang lain menambahkan, peraturan tersebut berlaku bagi semua jenis kendaraan, tanpa terkecuali. Baik motor, mobil pribadi, maupun truk. Ia mengaku sebenarnya agak riskan jika harus menegur para pengendara yang tidak bermasker. Namun bagaimanapun aturan tersebut dinilainya penting demi kebaikan bersama.

“Kami juga diminta harus taat protokol kesehatan. Kami pakai masker terus selama jam kerja. Ya mau nggak mau. Soalnya Corona di Rembang katanya juga lagi tinggi-tingginya,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai aturan tersebut, Agus mengaku tidak tahu apakah di SPBU lain juga menerapkan aturan yang serupa. Ia berharap seandainya aturan tersebut ditiru SPBU lain tentunya akan lebih baik. Sebab saat ini seluruh lapisan masyarakat tengah sama-sama berikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat ini SPBU Sluke masih menjadi satu-satunya SPBU di Rembang yang memberlakukan aturan tersebut. Sementara SPBU di beberapa titik lain di sepanjang jalan pantura Rembang tampak tidak ada plakat serupa.

Para pengendara yang keluar-masuk SPBU pun beberapa tidak mengenakan masker. Sedangkan untuk operator, nyaris di banyak titik SPBU di Rembang rata-rata mengenakan masker dan sedia hand sanitizer saat sedang melayani pengendara. (cr6/fat)