SEMARANG, Joglo Jateng – PT Perkebunan Nusantara IX memberdayakan ratusan masyarakat sekitar untuk memanen kopi di empat kebun saat pandemi Covid-19. Hal itu sebagai upaya membantu pihak terdampak.
Manager Unit Kebun Getas PTPN IX Sigit Sujatmoko mengatakan, total warga yang diberdayakan untuk memetik kopi di empat kebun berjumlah 679 orang. Selain Kebun Kopi Getas, tiga kebun yang juga memberdayakakan warga sekitar untuk memetik kopi adalah Kebun Jolong, Kabupaten Pati, Kebun Ngobo Ungaran, Kabupaten Semarang, dan Kebun Sukomangli, Kabupaten Kendal.
Menurut dia, rata-rata seorang warga yang diberdayakan tersebut bisa memetik 70-80 kilogram kopi dengan upah Rp1.000/kg. “Harapannya, pemberdayaan ini dapat membantu warga di sekitar kebun kopi yang terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya di sela meninjau panen kopi di Kebun Kopi Getas seluas 341,45 hektare.
Dia mengungkapkan bahwa pemberdayaan warga juga sebagai upaya meningkatkan produksi kopi. Yakni di kebun-kebun yang berada di wilayah PTPN IX.
Salah seorang warga yang menjadi pekerja pemetik kopi, Sehati, merasa terbantu dengan adanya pemberdayaan oleh PTPN X. “Saya sebagai warga sekitar merasa terbantu dengan dipekerjakan sebagai pemetik kopi, bisa menambah penghasilan untuk keluarga saat pandemi,” pungkasnya. (ara/zul)










