KUDUS, Joglo Jateng – Kabupaten Kudus mendapatkan kembali alokasi vaksin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Akan tetapi, kali ini mendapatkan empat jenis vaksin yang berbeda sekaligus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo mengatakan, pihaknya mendapatkan empat jenis vaksin yang berbeda dari Pemprov Jateng. Yakni moderna, astrazeneca, sinopharm, dan sinovac.
“Biasanya Kudus hanya mendapatkan satu jenis vaksin, yakni sinovac. Kini mendapatkan empat sekaligus berbeda, sekaligus jumlah dosis yang didapatkan juga berbeda,” ucapnya (6/8).
Pihaknya merincikan, untuk vaksin jenis moderna mendapatkan alokasi sebanyak 3.300 dosis, astrazeneca sebanyak 15.000 dosis, sinopharm sebanyak 1.000 dosis, dan sinovac sebanyak 14.000 dosis. Jumlah tersebut, nantinya disuntikkan berbeda-beda sesuai ketentuan.
“Seperti moderna akan disuntikkan sebagai booster dosis tiga tenaga kesehatan (nakes), untuk vaksin jenis astrazeneca diperuntukkan penyuntikkan dosis pertama. Kemudian, sinopharm disuntikkan kepada para penyandang disabilitas, dan sinovac untuk meneruskan dosis kedua di Kudus yang masih kurang,” rincinya.
Badai melanjutkan, untuk vaksin jenis sinovac sendiri di Kudus kebutuhannya masih kurang sebanyak 12 ribuan dosis. Pihaknya pun menunggu kiriman vaksin tersebut dari pemerintah pusat.
“Karena tingkat vaksinasi di Kudus ini dari keinginan masyarakat sangat tinggi, kami mengharapkan kelangkaan vaksin ini bisa segera dipenuhi. Sehingga di Kota Kretek sendiri bisa terbentuk herd immunity. Karena saat ini Kudus sendiri dijadikan sebagai percontohan di nasional,” pungkasnya.(sam/rds)










