BATANG, Joglo Jateng – Kebutuhan tenaga kerja untuk industri di Kabupaten Batang semakin tinggi. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) baru tahun mendatang
Kepala Dinas Keternagakerjaan Kabupaten Batang, Suprapto mengatakan, bahwa dalam jangka waktu 3-10 tahun mendatang, diperkirakan kebutuhan tenaga kerja di Batang mencapai 150.000 ternaga kerja. Akan tetapi saat ini skill yang dimiliki tenaga kerja di Batang belum sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Akhir tahun 2020 pengangguran terbuka di Batang berjumlah 28.800 orang. Permasalahannya, pengangguran terbuka tersebut skill–nya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Disnaker mewacanakan pembangunan BLK baru untuk memberikan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan. BLK tersebut akan dibangun di daerah Kauman Batang. “Tanahnya sudah disiapkan di Daerah Kauman dekat Kalisalak. Ada 2,4 hektare yang kita siapkan,” paparnya.
Adapun BLK yang akan dibangun, nantinya dapat menampung 200 orang per-angkatan. Dengan satu tahun pelatihan bisa mencapai delapan angkatan. Pembangunan BLK tersebut ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu tiga tahun.
“Tahun besok sudah mulai dianggarkan. Semoga tiga tahun yang akan datang, ketika pabrik di KITB berdiri, BLK itu sudah selesai,” terangnya.
Selain mempersiapkan BLK, pihaknya juga akan bekerja sama dengan perusahaan untuk merekrut tenaga kerja. Disnaker akan meminta informasi mengenai skill tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan. Agar BLK yang dibangun dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
“Kita nanti tanya dulu ke perusahaan-perusahaan, skill apa yang dibutuhkan. Jadi habis pelatihan dapat sertifikasi nanti langsung bisa diterima,” paparnya. (cr1/all)










