Kolaborasi Lintas OPD untuk Maksimalkan Program

RIANG: Aris Sumarso berfoto bersama penari pada acara Pasar Senja jilid 3 di Waterpark Pantai Widuri Pemalang, Minggu (14/11). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang melakukan kerjasama dan kolaborasi lintas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dalam pelaksanaan program pelayanan publik. Dengan tujuan agar program yang sudah direncanakan dapat berjalan maksimal meski dengan anggaran yang terbatas.

Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disparpora Aris Sumarso saat diwawancarai, Senin (15/11) mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan OPD terkait untuk bersinergi dalam pelaksanaan program bersama. Dengan tujuan agar program dari setiap OPD yang berkaitan ini terlaksana dengan baik melalui kolaborasi.

“Kami akan melakukan kolaborasi antar lembaga untuk melakukan kegiatan. Agar plot anggaran yang ada bisa digunakan dengan maksimal,” jelasnya.

Adapun program yang sudah masuk dalam rencana kolaborasi adalah Pasar Senja (Seni dan Jajanan). Rencananya nama event tersebut akan berganti Pasar Senja Antik (Pasar Seni Jajanan dan Aneka Pelayanan Publik) di 2022. Ia menjelaskan, ide tersebut dilakukan agar semua masyarakat ketika mengunjungi Pasar Senja tidak hanya berwisata.

“Kami sudah melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Satlantas, Samsat, Perpustakaan Daerah dan Dispermasdes,” terangnya.

Ia menuturkan, untuk mendukung percepatan vaksinasi, nantinya vaksinasi bisa dilakukan di objek wisata. Sehingga pengunjung Pasar Senja yang belum mendapatkan vaksin dapat melakukan vaksinasi di objek wisata.

“Bisa jadi vaksinasi juga akan dilakukan di Pasar Senja Antik nantinya. Bahkan bisa juga ada pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan gula dan tensi darah,” tuturnya.

Lebih lanjut, harapannya kegiatan tersebut bisa diselenggarakan bersama untuk melayani masyarakat dengan baik. Namun tetap diingatkan kepada wisatawan yang berkunjung, agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Utamanya memakai masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan (3M).

“Mari bersama kita kembangkan tempat wisata di Kabupaten Pemalang, dengan prokes yang ketat sebab pandemi belum berakhir,” imbuhnya. (fan/all)