SEMARANG, Joglo Jateng – Vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun telah dimulai di Kota Semarang. Pelaksanaan dilakukan di RS Bhayangkara Prof Awaludin Djamin di Jl. Majapahit No.140, Gayamsari, Kota Semarang, Kamis (16/12).
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi mengatakan, vaksinasi itu juga dilaksanakan serentak seluruh Polres di Jateng dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Adapun jenis vaksin yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah Sinovac.
Kapolda mengungkapkan, target yang ingin dicapai adalah 1000 dosis dalam sehari. Sedangkan pemberian vaksin untuk anak sama seperti dewasa yaitu dilakukan sebanyak 2 kali.
“Jarak pemberian vaksinasi kedua adalah 28 hari setelah menerima vaksin pertama,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa capaian vaksin di Jateng cukup menggembirakan. Khusus aglomerasi Semarang dan Soloraya, vaksinasi melampaui seratus persen.
“Adapun capaian Provinsi Jawa Tengah juga melampaui capaian (target) vaksin nasional. Kalau vaksin nasional 70 persen, kita 74,27 (persen),” ujar Luthfi.
Walaupun telah tercapai target vaksinasi nasional, Kapolda Jateng tetap menghimbau kepada masyarakat dengan sadar diri agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Dengan kesadaran bersama tersebut diharapkan dapat menghindarkan diri dari Covid 19.
Terkait ancaman penyebaran varian baru Omnicron di Jateng, Kapolda mengatakan telah mewaspadai hal tersebut. Ia melakukan langkah antisipasi dengan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di pintu masuk Provinsi Jawa Tengah.
“Jadi pintu masuk wilayah kita adalah bandara, pelabuhan dan sebagainya. Bagi mereka yang dari luar negeri, protapnya adalah karantina sesuai edaran Kemenkes dan Pemerintah untuk (melaksanakan) karantina selama 14 hari,” ucapnya.
Selain pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan melalui berbagai gerai vaksin, Kapolda menegaskan siap melaksanakan vaksinasi secara jemput bola (mobile). Hal tersebut dilakukan di seluruh jajaran melalui polres kota dan kabupaten
“Kita juga siap mendukung vaksinasi yang dilaksanakan oleh sekolah. Kita siap dukung melalui vaksinasi mobile. Inti tujuannya adalah memudahkan dan mendekatkan masyarakat dalam memperoleh vaksin,” terangnya. (hms/gih)










