PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) optimistis bisa melampaui target PAD 2022, jika objek wisata dibuka saat libur hari raya. Meskipun target pendapatan asli daerah (PAD) 2021 pada sektor pariwisata, hanya mencapai 80 persen dari yang ditentukan, yaitu satu miliar rupiah. hal tersebut lantaran sektor pariwisata terdampak pandemi.
Kepala Disparpora Pemalang Mualip mengatakan, pihaknya ditarget untuk PAD tahun 2022 di sektor pariwisata sebesar Rp2,5 miliar. Pihaknya optimis, mengingat pencapaian sektor pariwisata sebelum pandemi juga besar. Apalagi pemasukan di saat liburan Hari Raya Idul Fitri.
“Sebenarnya target segitu masuk akal. Asalkan pada saat libur lebaran objek pariwisata kita tidak ditutup. Karena saat libur hari raya, pengunjung setiap harinya bisa mencapai 10 ribu orang,” terangnya di kantor Disparpora, Selasa (11/1).
Sementara itu, Sekretaris Disparpora Ali Mukharom menjelaskan, salah satu alasan lain tidak dapat mencapai target PAD, karena Water Park Widuri tidak beroperasi. Padahal saat masih beroperasi di tahun 2018 hingga 2019, untuk pendapatan di hari raya hanya melalui water park saja mencapai satu miliar rupiah.
“Jika water park beroperasi kami optimis PAD kami akan mencapai target di 2022,” tegasnya.
Ia mengatakan, water park belum bisa dioperasikan kembali. Lantaran lama tidak terpakai dan butuh pemeliharaan dan pengecekan keselamatan sebelum dioperasikan. Sedangkan untuk perbaikan dari water park sendiri, ditaksir mencapai Rp20 miliar.
Lebih lanjut terkait pelaksanaan wisata, pihaknya mengingatkan untuk semua pelaku di sektor pariwisata agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu tidak akan ada kasus penularan yang terjadi dan gerak industri pariwisata bisa bergeliat kembali.
“Mari kita bangun pariwisata Pemalang bersama-sama. Sehingga mendukung visi Bupati Pemalang yaitu Desa Wisata (Dewi). Dengan menaati prokes, khususnya di objek wisata, kita berkontribusi mewujudkan pariwisata Pemalang lebih baik,” imbuhnya. (fan/all)










