Pati  

Stok Pangan Tergolong Aman

Susilo Kepala Seksi Distributor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pati. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Pati selama 2022 diprediksi aman. Bedasarkan perhitungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pati, produksi pangan yang ada surplus setiap tahunnya. Namun Kebutuhan setiap tahun mengalami perubahan.

Kepala seksi (Kasi) Disributor mengatakan, pihaknya mengaku tidak pernah ada kendala dalam ketersediaan stok pangan. Produksi yang ada sudah bisa mencukupi. Bahkan bisa untuk stok ataupun di ekpor ke daerah lain.

“Saya pernah menghitung pada 2020, kebutuhan pangan di masyarakat Pati dengan jumlah 1,2 juta jiwa itu membutuhkan pangan sebanyak 275 ribun ton selama satu tahun. Sedangkan di tahun yang sama, produksi dari pertanian mencapai 350 ribu ton. Hitungan tersebut menunjukan surplus,” jelasnya.

Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi dan setiap tahun bisa mengalami perubahan. Pihaknya juga mengharapkan masyarakat untuk tidak ketergantungan pada satu komoditas.

“Progam kita jelas, mengoptimalkan pangan lokal. Memang sulit merubah pola makan beras menjadi non beras. Namun langkah kita kedepan disesuaikan dengan perbub Nomor 72 tahun 2018 mengenai pengembangan pangan lokal,” imbuhnya.

Susilo menambahkan, upaya pengembangan pangan lokal terus dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pati. Sebab masih ada jenis pangan lainnya yang setara dengan beras.

“Salah satunya bentuk upaya, kita pernah bekerja sama dengan kelompok wanita tani, untuk menciptakan pangan yang berasal dari lokal. Jadi untuk menyediakan pangan penganti manakala di butuhkan,” pungkasnya. (cr7/fat)