Bisnis  

Dari Keresahan Pertenak, Lukman Membuat Bank Penyimpanan Pakan

TUNJUKKAN: Akhmad Lukman saat memperlihatkan produknya di stand UMKM Kontes Bobot Ternak di Taman Kreasi Wisata Pantai Widuri Pemalang, beberapa waktu lalu. (UFAN FAUDHIL / JOGLO JATENG)

BERAWAL dari keresahan yang dirasakan oleh dirinya dan peternak kambing terkait permasalahan pakan, Akhmad Lukman (41) membuat produk pakan yang dapat disimpan dan tahan lama. Pakan ini cukup efektif diberikan ke hewan ternak karena tidak ada perbedaan nilai gizi, bahkan lebih baik dari pakan segar.

Pemilik Lukman Farmer&co yang bertempat di Desa Kebadungan Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang itu menjelaskan, produk pakan yang diproduksinya merupakan hasil dari fermentasi tanaman yang dinamakan pakan silase. Dibuat dengan menggunakan jasad mikroba melalui proses anaerob (tanpa oksigen) yang membuat pakan menjadi tahan lama. Dengan begitu, peternak tidak perlu merisaukan persoalan pakan yang mudah basi.

“Di sini para peternak bisa menyimpan pakan selama mungkin bahkan dari percobaan saya pernah menyimpan dalam waktu tiga tahun dan hasilnya masih sama seperti pakan yang dibuat tiga bulan dan bisa dibuat bank pakan,” ujarnya, Selasa (8/2/).

Dalam pembuatannya, Lukman mencampur beberapa jenis dedaunan yang berbeda untuk menghasilkan gizi lengkap untuk kambing dan sapi. Kelebihan pakan ini ternak dapat terhindar dari berbagai macam penyakit seperti kembung dan keracunan. Sebab, proses penyimpanannya dapat membuat zat berbahaya yang ada di daun menjadi tersterilisasi.

Lukman mengatakan, ia tidak hanya membuat pakan silase, namun juga ada fermentasi bekas gergaji daun senngon, permen sapi dan sebagainya.Ssebagai peternak, dirinya pun menjual susu dan gading kambing.

“Kami juga menyediakan beberapa produk lain seperti permen sapi yang dibuat untuk memenuhi mineral pada ternak. Karena sistem ternak saat ini dikandangkan, maka hewan tidak dapat memperoleh mineral alami,” tuturnya.

Selain itu dirinya juga membuka kelas konsultasi dan pendampingan peternak, bagi para peternak pemula. Mereka dapat belajar bersama mengenal bagaimana cara penanganan ternak. Harapannya dengan apa yang dia lakukan, peternakan di Pemalang dapat menghasilkan hewan ternak yang berkualitas dan mampu bersaing di luar kota. (fan/gih)