Pati  

Empat Bangunan Masih Berdiri di Eks Lorok Indah

PROSES: Pembongkaran bangunan di kawasan Lorok Indah, beberapa hari lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Di kawasan eks Lorok Indah (LI) terdapat empat bangunan yang masih berdiri. Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan pembongkaran bangunan di area yang menjadi tempat prostitusi itu. Diketahui, bangunan tersebut telah di wakafkan dan di fungsikan sebagai pondok pesantren (Ponpes).

Empat bangunan yang tersisa yakni Kantor pengurus ponpes, aula, dan dua gedung semi permanen. Tempat itu dulunya sebuah kafe permata milik Zainal Musyafak. Kemudian di wakafkan kepada KH Nuril Arifin atau Gus Nuril dan dijadikan Pondok Pesantren Yayasan An-Nuriyah Soko Tunggal.

Pengurus Ponpes An-Nuriyah Soko Tunggal mengatakan, hasil kesepakatan rapat pembahasan LI bersama pihak Forkopimda, bahwasanya ponpes tidak dibongkar. Namun di lapangan tidak sesuai kesepakatan dan pihaknya menyesalkan pembongkaran itu.

“Waktu rapat dulu bupati bilang tidak akan membongkar pondok. Tapi waktu pembongkaran tiba, alat berat mau membongkar bangunan pondok,” ujarnya belum lama ini.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Pati Haryanto menjelaskan, pihaknya akan membongkar semua bangunan di lokasi LI. Tindakan itu sudah sesuai peraturan. Bangunan di area LI sudah menyalahi Perda RTRW yang seharusnya menjadi lahan pertanian berkelanjutan.

“Saya tidak mengambil lahan mereka. Sebab itu miliknya pribadi. Kami hanya mempersoalkan bangunan liar yang menjadi tempat lokasisasi,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku tidak akan tebang pilih dalam melakukan pembongkaran di tempat tersebut dan menegakkan Peraturan undang-undang yang berlaku saat ini. (cr7/fat)