Pati  

Dinsos Pati Minta Desa Memberikan Data Secara Akurat

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Pati Tri Haryumi. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Sosial (Dinsos) Pati meminta kepada perangkat desa untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebab hal itu yang masih menjadi kendala saat penyaluran bantuan ke masyarakat secara akurat.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Pati, Tri Haryumi mengatakan, desa harus ikut aktif dalam perbaikan data, sebab data itu dari bawah. Dirinya yakin bahwa perbaikan data akan membuat DTKS menurun.

“Setiap desa sebenarnya sudah ada operator masing-masing, namun sumber daya manusianya masih kurang. Kami sudah melakukan upaya bimtek ulang ke beberapa kecamatan. Hanya saja, baru 30 persen dibenahi,” terangnya.

Dirinya mengungkapkan, dari keseluruhan wilayah di Pati, Kecamatan Sukilo dan Kayen menjadi penyumbang terbanyak DTKS. Sebab berkiatan tidak adanya perubahan kemampuan dalam menjalankan operasional.

“Kami berharap, ada kesadaran dari pihak desa  agar memperbaiki operatornya. Yakni dipersiapkan fasilitas, kemudian SDM, dan kesejahteran. Supaya data yang dihasilkan bisa layak,” tambahnya.

Pihaknya menambahkan, data yang dihasilkan dari desa harus sesuai, agar tidak terjadi salah sasaran ketika penyaluran bantuan. Menurutnya, pihak desa melakukan validasi data terhadap orang yang sudah mampu.

“Seharusnya desa dan kita harus saling melakukan koreksi, jadi agar tidak ada masyarakat yang menerima dua jenis bantuan.  Kecuali PKH dan BPMT,” lanjutnya.

Ia menegaskan, jangan sampai masyarakat merasa tidak adil. Jadi pihak yang bersangkutan harus bisa menjelaskan dengan data yang akurat sesuai syarat ketentuan yang berlaku. (cr7/fat)