PEKALONGAN, Joglo Jateng – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota menginisiasi Program Polisi Sahabat Anak. Dengan tujuan guna menghilangkan kesan negatif polisi di kalangan anak-anak.
“Biasanya orang tua akan menakut-nakuti anaknya dengan kata-kata seperti ‘awas ada polisi’ atau jangan nakal nanti ditangkap polisi’. Kesan maupun bayangan tersebut coba kami hilangkan melalui kegiatan bertatap muka dengan anak-anak,” kata Kasatlantas Polres Pekalongan Tri Handayani di Pekalongan, Kamis (17/3).
Menurutnya, untuk menghilang kesan polisi menakutkan bagi anak-anak, pihaknya berusaha mendekatkan diri pada mereka. Guna diajak berkeliling menyambangi ruangan kerja kepolisian, sarana, dan prasarana tugas seperti mobil patroli.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya memberikan edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan kepada anak-anak. Karena kasus Covid-19 belum selesai. Serta disiplin berlalu lintas di jalan raya.
Sekitar 30 anak yang masih belajar di taman kanak-kanak, didampingi tenaga pendidik dan pengurus sekolah mendengarkan edukasi petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota.
“Ini merupakan langkah edukatif melalui bimbingan dan pemahaman sejak dini pada anak-anak akan pentingnya disiplin berlalu lintas,” terangnya.
Ia mengatakan, penyampaian edukasi kepada anak-anak harus mudah dipahami. Dan butuh kesabaran agar mereka tidak bosan mendengarkan.
“Perlu bahasa yang lugas dan mudah dimengerti. Serta diselingi permainan dan nyanyian agar anak-anak mampu meningkatkan minat dan memahami materi yang disampaikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, sebagai upaya mendukung percepatan kekebalan komunal, pihaknya mengajak anak-anak tidak takut divaksin. Serta disiplin memakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun. (ara/all)










