Pemkab Sleman Optimistis Kejar Ketertinggalan

FOTO WAJAH: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanta. (AFIFUDIN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Meski dirasa berat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman optimis bisa mengejar ketertinggalan perolehan medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2022. Salah satunya dengan memanfaatkan cabang olahraga (cabor) nomor individual.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanta mengatakan, apapun yang terjadi, pihaknya akan selalu optimis. Apalagi melihat beberapa cabang olahraga yang masih menjadi andalannya.

“Kita masih punya harapan, karena masih banyak nomor individual yang belum selesai dilombakan. Seperti renang, taekwondo, dan karate,” ungkapnya, Kamis (17/3).

Lebih jauh ia menjelaskan, berdasarkan data terakhir yang ia terima, Kabupaten Sleman saat ini menduduki peringkat kedua pada ajang Popda 2022. Dengan total perolehan 31 medali emas, 37 perak dan 47 perunggu.

Secara keseluruhan, Sleman telah memperoleh sebanyak 110 medali. Perolehan tersebut dibawah Kabupaten Bantul dengan perolehan 44 medali emas.

“Sekarang kan perhitungannya berdasarkan medali. Dimana medali emas mutlak paling tinggi. Beda dengan Popda tahun lalu yang masih menggunakan poin,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, ia mengaku perolehan Sleman jika dihitung dari medali merupakan yang tertinggi. Akan tetapi dengan emas menjadi medali mutlak, maka ia berupaya untuk mengejar ketertinggalan.

Perhitungan medali tersebut merupakan perhitungan sementara dari 14 cabor yang telah selesai. Sedangkan sisanya masih ada 15 cabor yang akan diselesaikan pada satu sampai dua hari mendatang.

“Beberapa cabor sudah memenuhi target, namun ada beberapa yang belum. Kalau sudah running seperti ini kita langsung evaluasi dilapangan. Harapannya masih bisa menyusul ketertinggalan,” pungkasnya. (fif/bid)