Implementasi Model LDR untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa

Oleh: Kuwiyah, S.Pd. SD
Guru SDN 02 Limbangan, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang

BAHASA memegang peranan penting dalam kehidupan manusia karena bahasa merupakan alat komunikasi manusia dalam kehidupan sehari-hari apalagi pada masa anak-anak yang masih dalam pertumbuhan. Kemampuan berbahasa anak berkembang bersama-sama pertambahan usianya waktu antara masih bayi dan masa pra sekolah merupakan waktu yang paling penting dalam perkembangan seseorang. Pada masa memasuki sekolah dasar (MI), anak tersebut telah siap menerima informasi yang didapatkan melalui bahasa yang didengarnya sehari-hari dalam keluarga. Oleh karena itu, perlu adanya metode yang yang mampu memaksimalkan anak dalam berkomunikasi.

Pengajaran bahasa di SD mempunyai peranan penting dalam membentuk kebiasaan siswa, sikap serta kemampuan dasar yang diperlukan siswa untuk perkembangan selanjutnya. selain itu pengajaran harus dapat membantu siswa untuk pengembangan kemampuan dalam berbahasa yang dibutuhkan, bukan hanya untuk berkomunikasi, melainkan juga untuk menyerap nilai dan pengetahuan yang telah dipelajarinya.

Menurut Tarigan (2013: 1) keterampilan berbahasa mempunyai empat komponen. Yaitu, 1) keterampilan menyimak (listening skills); 2) keterampilan berbicara (speaking skills); 3) keterampilan membaca (reading skills); dan 4) keterampilan menulis (writing skills).

Keterampilan berbicara pada hakikatnya merupakan keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi untuk menyampaikan kehendak, kebutuhan perasaan, dan keinginan kepada orang lain.

LRD (Listen-Read-discuss) merupakan strategi yang dirancang untuk pembelajaran membaca pemahaman. Siswa mendapatkan bekal dari langkah Listen sebelum membaca, sehingga saat membaca siswa menjadi lebih mudah mendapatkan ide dan fakta-fakta yang benar mengenai sebuah bacaan. Metode ini merupakan metode yang diciptakan sebagai metode starter untuk menjembatani dari instruksi tradisional ke pendekatan yang lebih interaktif.

Membaca instruksi berbasis tradisional biasanya dimulai dengan mendengarkan penjelasan singkat atau ikhtisar oleh guru, membaca bacaan dan kemudian membahas tanggapan mereka dengan pertanyaan. Dalam penggunaan model LRD sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara  siswa  karena  dalam  penerapannya  model  ini melibatkan siswa  secara aktif dalam pembelajaran.

Esensi dari model LDR adalah dengan-baca-bahas ini menandakan bahwasannya model ini terdiri dari tiga tahapan penting yang mengharuskan siswa aktif di dalamnya. Pada proses awal, siswa dituntut untuk mendengarkan penjelasan yang diterangkan oleh guru. Dalam tahap ini, dibutuhkan konsentrasi bagi para siswa. Pada tahap selanjutnya, siswa dituntut untuk menuliskan kisah yang berkaitan dengan keterangan guru yang sudah siswa dengarkan sebelumnya. Jadi inti dari tahap ini adalah mengulang pemahaman yang siswa dapatkan dari tahap pertama.

Pada tahap terakhir yaitu mendiskusikan apa yang sudah siswa dapatkan dari materi. Jadi pada tahap inilah pengayaan pada materi akan lebih mendalam karena pada tahap ini siswa dapat mengekspresikan argumentasinya dengan berdiskusi dengan temannya. Dan juga bisa bertukar pikiran tentang materi yang telah disampaikan.

Adapun langkah-langkah dalam pembelajaran LRD adalah sebagai berikut. 1) Guru  menyiapkan pembelajaran. 2) Guru  membentuk kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. 3) Siswa mendengarkan sebuah topik  yang  akan  dibahas  dalam pembelajaran. Para siswa harus listen (menyimak dengan seksama) apa yang telah diterangkan karena ini   menjadi modal utama untuk menerangkan didepan kelas.

4) Setiap  kelompok  diberikan  teks  atau  informasi  yang  berasal  dari media majalah atau dari internet. 5) Siswa menulis materi Informasi berisi tentang berita-berita terbaru. 6) Setelah membaca siswa mendiskusikan tentang informasi atau berita yang telah dibaca. 7) Setelah siswa selesai berdiskusi dengan anggotanya masing-masing, perwakilan setiap kelompok menginformasikan hasil diskusi kepada guru dan kelompok lainnya.

Dengan menggunakan metode LRD ini dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, lebih berkonsentrasi, dan keberanian dalam mengungkapkan pendapat. Suasana kelas juga menjadi lebih hidup dan bersemangat. (*)