BATANG, Joglo Jateng – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batang menggelar pelatihan administrasi perkantoran. Kegiatan tersebut merupakan program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas.
Kepala BLK Kabupaten Batang Elisyatun Muslimah mengatakan, pelatihan administrasi perkantoran merupakan tahap pertama agenda kegiatan pelatihan dari pusat. Jumlah pendaftar sebanyak 70 orang. Tetapi karena kuota hanya bisa menerima 16 orang saja dan diutamakan dari Kabupaten Batang.
“Tujuannya pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi para pencari kerja. Yang kedepannya mempunyai kemampuan atau skill untuk bekerja,” jelasnya di BLK Disnaker, Kabupaten Batang, Kamis (24/3).
Ia menambahkan, setelah pelatihan, peserta wajib melakukan uji kompetensi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk memiliki sertifikasi skala nasional.
“Manfaatnya adalah agar perusahaan memiliki karyawan yang mampu memberikan peran yang optimal dalam melakukan manajemen administrasi perkantoran. Sehingga dengan pelatihan ini, dapat menjadi solusi untuk mencapai ritme kerja yang semakin profesional didalam kantor,” terangnya.
Lanjutnya, output dari pelatihan yaitu, para peserta dapat memanfaatkan peluang jika ada perusahaan yang membutuhkan tenaganya, sesuai kemampuan atau skill. Apalagi Disnaker sudah melakukan kerjasama dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Batang melalui aplikasi Batang Karir.
Sementara itu, Instruktur Administrasi Perkantoran Agung Tri Wibowo mengatakan, pelatihan administrasi perkantoran mempelajari tentang menciptakan dokumen dikomputer, presentasi. Serta terkait peralatan perkantoran, kearsipan, pengolahan kas kecil, komunikasi, dan bahasa inggris dasar.
“Saya harapkan para peserta mampu menguasai tentang administrasi perkantoran dengan baik. Karena disini semuanya pelatihan berawal dari nol. Meskipun sudah ada yang bisa beberapa,” tegasnya.
Ia berharap, semoga setelah mengikuti pelatihan ini, peserta kompeten memberikan pelayanan kepada pelanggan menggunakan peralatan kantor. Sehingga menghasilkan dokumen sederhana, menangani surat-menyurat, mempersiapan dokumen, dan bekerja secara efektif dengan orang lain. Serta dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris sesuai dengan prosedur yang berlaku di industri. (hms/all)










