DEMAK, Joglo Jateng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak menggelar rapat evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas). Hal ini dilakukan, untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang transparan.
Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi mengatakan, salah satu kunci sukses dalam Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 adalah transparansi. Yakni keterbukaan informasi yang dikomandoi oleh PPID dan Bakohumas.
“Humas memiliki peran yang sangat penting bagi sebuah institusi. Yaitu membangun citra lembaga, menunjukkan kinerja dan apa saja yang sedang dikerjakan. Apalagi di periode pasca election atau paska pemilu,” ucapnya, Rabu (13/4).
Bambang melanjutkan, masyarakat pasti ingin mengetahui, apa saja yang dikerjakan oleh KPU selama tidak ada masa tahapan. Maka dari itu, Bakohumas sendiri merupakan corong atau wajah KPU yang menyediakan dan menyajikan data untuk dikonsumsi masyarakat.
“Kita mencoba membedah isi dan juga pelayanan informasi, yang selama ini sudah dilakukan KPU Demak. Sehingga, kedepannya bisa meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan menyajikan informasi yang transparan dan akurat,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota KPU Demak Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Siti Ulfaati menyampaikan, di era informasi atau digital yang cepat dan kebutuhan informasi yang tinggi, fungsi humas menjadi sangat krusial atau penting. Ibarat orang berkomunikasi, humas adalah pemberi kesan.
“Kesan yang baik akan menggambarkan bagaimana tampilan seseorang atau institusi. Humas adalah bagaimana tampilan kita. Selain bertatap muka, bagaimana cara berkomunikasi di media jejaring juga harus diperhatikan,” ujarnya.
Ulfa menambahkan, jika kesan penampilan website dan media sosial bagus dan didukung informasi yang akurat, maka masyarakat akan menjadikan KPU sebagai sumber informasi utama. Hal ini merupakan salah satu cara menangkal informasi hoaks.
“Apalagi di masa tahapan Pemilu ataupun pemilihan serentak 2024. Media sosial dan website harus bagus dan didukung informasi akurat. Sehingga, informasi-informasi hoaks tak berkembang,” ucapnya. (sam/gih)










